Kembangkan Inovasi Pendidikan Bahasa Inggris, Dosen PBA dan PBI UMY Lakukan Pengabdian

Agustus 3, 2020 oleh : BHP UMY

Pengembangan inovasi pada bidang pendidikan menjadi sangat penting khususnya metode pengajaran bagi guru sehingga dapat dipahami dengan baik oleh siswa. Oleh karena itu, Dosen Pendidikan Bahasa Inggris dan Dosen Pendidikan Bahasa Arab menyelenggarakan program pengabdian masyarakat dengan mengadakan workshop pembelajaran Bahasa Inggris interaktif dengan implementasi virtual reality bagi Guru Bahasa Inggris SMP Muhammadiyah Yogyakarta pada hari Kamis sore (30/7) di Ruang Kelas E7.102 Gedung KH. Ibrahim Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Fitria Rahmawati,S.Pd., M.Hum., Dosen Pendidikan Bahasa Inggris UMY menyatakan bahwa program pengabdian masyarakat ini ditujukan kepada perwakilan guru SMP Muhammadiyah Kota Yogyakarta yang terdiri dari SMP Muhammadiyah 1, SMP Muhammadiyah 2, SMP Muhammadiyah 3, SMP Muhammadiyah 4, dan SMP Muhammadiyah 5 untuk membantu pembelajaran dalam penggunaan teknologi pada siswanya dengan literasi teknologi melalui virtual reality.” Penggunaan virtual reality ini dilakukan pada workshop mengingat virtual reality ini sedang menjadi tren dalam dunia pendidikan, terlebih pada masa pandemi ini ketika siswa tidak bisa kemana-mana sehingga mereka harus tetap belajar, oleh karena itu dengan adanya virtual reality ini menjadi alternatif sebagai pembelajaran virtual tour dengan menggunakan padlet production,” paparnya.

Selanjutnya Lanoke Intan Paradita,S.S., M.Hum., Dosen Prodi Pendidikan Bahasa Arab UMY juga menyatakan bahwa inovasi pembelajaran ini seharusnya dilakukan dengan kontekstual dan bersifat meaningful. ”Pembelajaran sebisa mungkin harus kontekstual, dan yang kedua yaitu harus meaningful, sehingga hadirnya virtual reality itu membantu guru untuk membawa pengalaman yang itu mungkin tidak bisa dirasakan secara langsung tapi bisa dihadirkan secara virtual kepada siswanya sehingga pembelajaran yang bersifat meaningful ini bisa tercapai. Karena kita melakukan pembelajaran berdasarkan pengalaman. Pembelajaran menggunakan virtual reality ini bisa membawa siswa merasakan detail dari gambaran yang disajikan melalui virtual reality,” sambungnya.

Lanoke menambahkan bahwa pada program pengabdian ini tidak cukup selesai dengan mengadakan workshop bagi Guru Bahasa Inggris, adapun program selanjutnya adalah pembuatan video 360 virtual reality yang nantinya akan menjadi bahan pembelajaran SMP Muhammadiyah di Yogyakarta.”Selain mengadakan workhop, project kami yang lain adalah kami akan membuat video 360 virtual reality sendiri yaitu video 360 Taman Sari Yogyakarta, dan video 360 ini akan kami berikan kepada sekolah-sekolah Muhammadiyah di Yogyakarta sebagai bahan pembelajaran Bahasa inggris. Pembuatan video ini disesuaikan dengan kurikulum sekolah,” tutupnya. (sofia)