Dosen PBI UMY Latih Generasi Z Menulis Cerita Digital

Juni 19, 2019 oleh : BHP UMY

Menulis cerita merupakan aktifitas yang menyenangkan. Bagi sebagian orang, kegiatan itu menjadi sebuah hobi yang dianggap mampu membuat seseorang menyalurkan emosi, perasaan, dan membuat mereka menjadi dirinya sendiri. Terlebih perkembangan teknologi saat ini memungkinkan adanya cerita digital, baik itu di media cetak, media online, dan juga media sosial.

Hal itulah yang membuat dua dosen Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Yogyakarta yaitu Mariska Intan Sari, S.S., M.A. dan Fitria Rahmawati, S.Pd., M.Hum. melaksanakan pelatihan penulisan cerita berbahasa Inggris digital (digital storytelling) kepada siswa-siswi SMA Muhammadiyah Kasihan, Bantul, Yogyakarta. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini juga merupakan salah satu misi UMY yakni menyelenggarakan pendidikan, penelitian dan pengembangan masyarakat secara profesional.

Dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, Mariska menjelaskan terdapat dua tahap dan dua metode pembelajaran berupa pelatihan daring (online) serta pelatihan tatap muka. Kegiatan ini juga dikatakannya melibatkan empat orang mahasiswa PBI UMY.

“Pelatihan daring dilakukan dua kali sebelum pelatihan tatap muka yang bertujuan untuk memberikan gambaran tentang materi-materi dan media pembelajaran yang digunakan, diantaranya Narrative text, digital storytelling, dan Storybird. Pada akhir kelas daring, setiap siswa diharapkan menulis satu cerita Narrative yang kemudian akan dikembangkan ke dalam cerita digital. Pelatihan tatap muka dilakukan untuk memperkenalkan media digital storytelling, Storybird, dan menggunakannya untuk mem-publish cerita yang sudah dibuat oleh siswa peserta pelatihan,” jelas Mariska.

Sementara itu guru Bahasa Inggris SMA Muhammadiyah Kasihan, April merasa senang dengan adanya pelatihan ini. Menurutnya pelatihan ini merupakan ide yang bagus untuk diterapkan karena dapat menggali potensi siswa dalam keterampilan menulis Bahasa Inggris.

April juga menambahkan bahwa kegiatan menulis digital sangat memotivasi siswa karena di dalamnya terdapat beberapa konten menarik yang semakin mengasah kreatifitas. “Melalui digital storytelling yang menggunakan website seperti stor bird, secara tidak langsung juga telah memotivasi siswa dalam menulis karena konten di dalamnya yang atraktif dengan berbagai pilihan gambar dan tema, sehingga siswa antusias untuk menulis cerita dan mencocokkan cerita mereka dengan gambar yang sesuai ilustrasinya,” imbuhnya. (Hbb)