Audit Keuangan UMY Capai Opini Wajar Tanpa Pengecualian

September 1, 2020, oleh:

Setiap institusi seperti perguruan tinggi memiliki sistem pengelolaan keuangannya tersendiri yang akan diaudit setiap tahunnya untuk melihat transparansi dan tingkat akuntabel serta kesehatan keuangan, termasuk Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Pada tahun 2020, audit keuangan UMY mencapai opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). WTP merupakan hasil dari audit keuangan yang diberikan oleh auditor jika tidak ditemukan kesalahan secara keseluruhan dari laporan keuangan serta jika laporan keuangan sesuai dengan prinsip akuntasi yang berlaku. WTP merupakan opini tertinggi dari sistem audit keuangan.

Kantor Akuntan Publik, selaku auditor keuangan memberikan opini WTP kepada UMY dengan serapan dana sebanyak 85 persen hingga 90 persen dengan berdasar pada standar yang telah ditetapkan oleh Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI) yaitu Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (ETAP) dan PSAK 45 tentang Pelaporan Keuangan Entitas Nirlaba. Hal ini berarti, bahwa UMY memiliki sistem yang baik dalam mengelola keuangan untuk perencanaan, penganggaran, pencairan, serta pertanggungjawaban anggaran.

Dr. Suryo Pratolo, M.Si., Ak., CA., AAP-A., Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Keuangan dan Aset UMY, mengungkapkan bahwa sistem pengelolaan yang digunakan oleh UMY sudah berbasis komputer. Sistem tersebut diberi nama MASMUHA atau Management Accounting System for Muhammadiyah Higher Education dimana laporan keuangan dapat diberikan secara cepat. “Capaian ini merupakan yang pertama kalinya bagi UMY setelah mengembangkan sistem sejak tahun 2002. Ini berarti UMY telah berhasil mengelola dana dari masyarakat termasuk orang tua siswa, pendonor, pemerintah dan pemberi hibah secara baik dan akuntabel serta dengan kinerja yang maksimal,” terangnya saat ditemui oleh BHP pada Selasa (01/09).

Selain itu, Suryo mengungkapkan bahwa capaian ini berpengaruh besar pada rasa kepercayaan masyarakat untuk UMY dalam hal pengelolaan keuangan sebagai amanah dari masyarakat dibuktikan dengan animo pendaftar UMY meskipun sedang dalam masa pandemi. “Harapannya UMY bisa terus mengabdi secara kontinyu kepada masyarakat. Dengan opini WTP ini, semoga tingkat kepercayaan masyarakat semakin meningkat terhadap UMY,” ungkapnya. (ays)