Resolusi Konflik Indonesia Mengikuti Transisi Demokrasi

Resolusi Konflik Indonesia Mengikuti Transisi Demokrasi

Desember 3, 2016, oleh:

Perubahan sistem politik di Indonesia dari Otokrasi menuju Demokrasi telah mengubah cara Indonesia melakukan pendekatan dalam resolusi konflik. Resolusi konflik dalam sistem otokrasi yang semula dilakukan melalui operasi militer bergeser menuju resolusi konflik yang damai secara bertahap, bersamaan dengan Indonesia yang berkembang melalui transisi demokrasi. Pernyataan ini disampaikan oleh Letnan Jendral (Purn) Agus Widjojo, Gubernur

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN (PSIK) UMY Panen Prestasi Regional, Nasional & International

Desember 3, 2016, oleh:

Akreditasi A terus memotivasi civitas akademika Program Studi Ilmu Keperawatan (PSIK) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) untuk terus berprestasi. Selama bulan November 2016, PSIK UMY menuai banyak prestasi baik mahasiswa maupun dosen. Pencapaian prestasi ini tidak terlepas dari kerja keras civitas akademika dalam mempersiapkan mahasiswa, alumni dan dosennya untuk aktif berprestasi di bidang akademik maupun non

Religions Have Never Sparked Conflicts

Desember 3, 2016, oleh:

War between Palestine and Israel as well as a conflict in Kashmir (the northernmost geographical region of South Asia) is assumed as an interfaith conflict. In fact, the conflict is not dealing with religion, but it is due to a geo-political factor. In a session of the 5th Mahathir Global Peace School (MGPD) on Friday

Isu Agama Bukan Fokus Konflik yang Sesungguhnya

Desember 3, 2016, oleh:

Perang seperti yang terjadi antar Palestina dan Israel dan Konflik di Kashmir (wilayah utara India), banyak diisukan sebagai perang antar umat beragama. Namun pada kenyataannya fokus konflik atau perang antar kedua belah pihak bukanlah pada hal agama. Melainkan lebih kepada faktor geo-poitik. Hal tersebut yang disampaikan oleh Dr. Chandra Muzaffar, Presiden International Movement for a

Konflik Antaragama di ASEAN Perlu diselesaikan Melalui Dialog

Desember 3, 2016, oleh:

Konflik antara hubungan Islam dan Buddha yang sedang terjadi di kawasan Asia Tenggara akhir-akhir ini, perlu diselesaikan melalui dialog antaragama. Seperti yang dijelaskan oleh Imtiyaz Yusuf, Ph. D., saat memberikan penjelasan kepada peserta Mahathir Global Peace School (MGPS) ke-5 di Gedung AR Fachruddin A lantai 5 Kampus Terpadu UMY, Jum’at (2/12). Yusuf mengatakan bahwa dialog