UMY Lakukan Penandatanganan MoU dengan Beberapa Universitas di Inggris

September 15, 2017 oleh : BHP UMY

Rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Dr. Gunawan Budiyanto, MP. kembali menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding) dengan beberapa Universitas di Inggris, antara lain Bradford University, De Montfort University dan Conventry University pada tanggal 11hingga 13 Juli 2017. Selain itu, pada hari selanjutnya Rektor UMY mengunjungi Oxford University, University of Westminster dan juga Harper Adams University yang memang telah menjadi perguruan tinggi partner UMY, serta melakukan aktifitas akademik bersama UMY dalam dua tahun terakhir ini.

Menurut Gunawan, penandatanganan MoU tersebut tidak boleh selesai sebatas di atas kertas saja, namun harus segera diimplementasikan ke banyak aktifitas akademik yang melibatkan semua sivitas akademika UMY.

Kepala Kantor Urusan Internasional (KUI) UMY, Yordan Gunawan, yang juga mendampingi keberangkatan Rektor UMY ke Inggris, mengatakan bahwa program ini merupakan inisiasi dari Majelis Dikti Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Program ini juga melibatkan sejumlah Rektor dan Kepala KUI Perguruan Tinggi Muhammadiyah se-Indonesia, serta dipimpin langsung oleh Ketua Majelis DIKTI PP Muhammadiyah, Prof. Lincolin Arsyad.

Yordan juga menegaskan bahwa aktifitas terdekat yang bisa dilakukan oleh UMY dan universitas partner adalah pertukaran mahasiswa dan dosen. “Sesuai dengan instruksi Rektor, tentu semua Program Studi, sebagai core unit di lingkungan UMY diharapkan dapat merespon cepat kesepakatan yang telah dibuat UMY dan universitas partner”, ujar Dosen Fakultas Hukum UMY ini.

Sementara itu, dalam presentasinya di De Montfort University dan Harper Adams University, Tony K. Hariadi yang mewakili Majelis DIKTI PP Muhammadiyah menyebut bahwa banyak kemungkinan skema kerjasama yang mungkin dilakukan. Mulai dari riset dan publikasi bersama, sampai penyelenggaraan gelar ganda.

Dosen Teknik Elektro UMY ini juga menyebut bahwa dengan adanya aktifitas ini, diharapkan pula seluruh PTM dapat saling belajar dan melakukan percepatan dalam internasionalisasi di lingkungan perguruan tinggi masing-masing.