UMY Berkomitmen Tingkatkan Jumlah Dosen Tersertifikasi

Mei 5, 2014 oleh : BHP UMY
pengesahanUniversitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) terus berupaya mendorong setiap tenaga pendidiknya untuk mendapatkan sertifikasi dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKTI). Hal tersebut dilakukan karena profesi tenaga pendidik di lembaga pendidikan diwajibkan memiliki sertifikasi, sertifikasi tersebut akan menjaga standar mutu selama aktifitas belajar mengajar.
Gita Danupranata, S.E., M.M, Kepala Biro Sumber Daya Manusia UMY menuturkan, jumlah dosen UMY yang telah mendapatkan sertifikasi dapat dikatakan stabil. Pada periode kali ini 64 dosen telah mendaftarkan diri untuk sertifikasi dan 52 orang dinyatakan lulus. Gita menilai hal tersebut menjadi suatu kebanggaan, karena dapat menjadi indikator bahwa dosen UMY saat ini memiliki kemampuan yang sama dan mampu bersaing dengan dengan Perguruan Tinggi lainnya.
Ia menyebutkan, untuk mendapatkan sertifikasi dosen (Serdos) tersebut, para dosen perlu memenuhi kualifikasi dosen professional yang ditetapkan pemerintah. Selain itu untuk dapat mengikuti sertifikasi tersebut dosen harus memenuhi kriteria dari segi kewenangan akademik dan kemampuan akademik yang dilihat dari tingkat pendidikan dosen.
“Para dosen dituntut untuk memenuhi kualifikasi dosen yang profesioanal,” kata Gita di sela – sela Pengesahan Sertifikasi Dosen di Kampus Terpadu UMY belum lama ini.
Menurut Gita, sertifikasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dosen dengan adanya tunjangan sertifikasi. Serta meningkatkan kompetensi dosen agar mereka lebih bisa mengembangkan ilmunya lebih baik lagi dam memiliki keleluasaan untuk profesinya sebagai seorang dosen.
Di sisi lain sertifikasi itu juga memberikan manfaat bagi universitas, karena dengan adanya sertifikasi tersebut pengajar di UMY diakui pemerintah sebagai dosen yang professional.
“Manfaat yang didapat oleh universitas adalah adanya pengakuan yang didapat Universitas dari Pemerintah bahwa dosen yang mengajar di UMY adalah tenaga dosen yang professional,” sambungnya.
Gita berharap tahun 2015 semua dosen UMY yang mempunyai Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) akan mendapat sertifikasi. Serta kendala-kendala yang selama ini ditemukan dalam proses tersebut dapat diselesaikan dengan memanfaatkan teknologi misalnya dalam pengumpulan berkas agar lebih efisien.
“Saya berharap dosen UMY dapat mengembangkan profesinya sebagai dosen yang professional. Selain itu semoga tahun kedepannya UMY bisa memanfaatkan perkembangan teknologi yang ada sehingga proses pengumpulan berkas lebih cepat dan dosen lebih berperan dalam pengumpulan berkas tersebut,” tambahnya. (Annisa)