Mahasiswa FEB UMY raih juara 3 Call for Paper and Debate Competition

Mei 7, 2018 oleh : BHP UMY

Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (FEB UMY), Anggi Aprizal, M.Ridho Baharsyah, dan Imamul Mutaqin yang tergabung dalam komunitas Group of Economics Student For Future Indonesia Development (GESFID FEB UMY) Kembali menorehkan prestasi tingkat Nasional. Prestasi tersebut adalah menjadi juara 3 dalam acara Call For Paper and Debate Competition yang di selenggarakan oleh Prodi Ilmu Ekonomi Pembanguan Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) pada hari Jumat (4/5) lalu. Acara yang bertajuk “Digitalisasi Ekonomi Nasional Menuju Indonesia Emas 2045″ tersebut diikuti oleh 30 Peserta dari perguruan tinggi negeri maupun swasta se-Indonesia.

Saat diwawancara di BHP UMY pada hari Senin (7/5), Anggi Aprizal mengungkapkan bila kompetisi tersebut terdiri dari tiga tahap, yakni dari pengumpulan paper hingga debat. “Pada awal kompetisi, kami membuat paper yang kemudian dikumpulkan. Dari 30 paper yang diterima, kemudian diseleksi menjadi 8 finalis yang berkesempatan mempresentasikan Paper dan mengikuti Debat untuk mamperebutkan juara pertama hingga tiga,” jelas Anggi. Kedelapan universitas tersebut antara lain 2 tim UMY, Unika Atma Jaya Jakarta, Unair, UAJY, Unika Soegijapranata, Unnes dan Universitas Surabaya.

Kembali Anggi menambahkan paper yang diajukan timnya berjudul “Sinergi Antara BUMDes dengan CSR dalam Meningkatan Perekonomian Desa Berbasis Ekonomi Digital”. “Paper ini berkaitan dengan bagaimana pembinaan terhadap BUMDes dan bagaimana mengembangkan BUMDes yang berbasis Ekonomi digital di tengah perkembangan teknologi dan penetrasi penggunaan Smartphone. Khususnya Media Sosial yang sudah menjadi kebutuhan pokok masyarakat Indonesia yang harus dipenuhi,” jelasnya.

Anggi juga menyampaikan bahwa penelitian yang mereka lakukan tersebut penting untuk diimplmentasikan. Pasalnya menurut Sekertaris Jendral Kemendes, dari 22 Ribu BUMDes yang telah berdiri hanya sekitar 50 BUMDes yang sudah layak atau optimal. “Oleh Karena itu dibutuhkan pembinaan dan inovasi secara digital terhadap BUMDes sehingga harapannya dengan semakin kuatnya peran BUMDes akan meningkatkan pendapatan asli Desa. Kemudian akan tercapai pula pemerataan kesejahtraan masyarakat pedesaan, yang sesuai dengan nawacita presiden (Jokowi Widodo), Membangun Indonesia dari Desa” tutupnya.

Dalam kompetisi tersebut, juara pertama diraih oleh Universitas Atmajaya Yogyakarta (UAJY) dan juara kedua diraih Universitas Surabaya (UBAYA). (Darel)