Khon Kaen University Jajaki Kerjasama Dengan Pascasarjana UMY

Februari 25, 2015 oleh : BHP UMY

IMG_0635

Agenda kerjasama dengan universitas-universitas di dalam maupun luar negeri, mulai digalakkan oleh program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Hal ini juga mengingat peran universitas yang akan ikut menyukseskan agenda ASEAN Economic Community (AEC) pada akhir tahun 2015 nanti. Untuk itulah, program Pascasarjana UMY mulai menjajaki kerjasama dengan Khon Kaen University dalam hal research collaboration atau penelitian bersama.

Direktur Pascasarjana UMY, Dr. Achmad Nurmandi M.Sc mengatakan, kerjasama research collaboration tersebut rencananya akan dimulai pada tahun 2016 mendatang. Penelitian yang dikerjasamakan pun difokuskan pada empat hal yang paling utama. “Yakni mengenai masalah hukum, pemerintahan yang terkait dengan manajemen konflik, pendidikan, dan kesehatan,” ujarnya saat ditemui di sela-sela diskusi antara dosen-dosen UMY dengan Khon Kaen University, Rabu (25/2).

Nurmandi pun mengatakan, bahwa konsep yang dilakukan Khon Kaen University kali ini cukup berbeda dari biasanya. Jika biasanya kunjungan yang dilakukan hanya untuk membahas mengenai masalah dan program akademik antar universitas bersangkutan. Maka pada kunjungannya kali ini, Khon Kaen sekaligus mengutarakan niatnya untuk bisa melakukan kerjasama dengan Pascasarjana UMY. “Mereka yang datang ke sini juga sama-sama dari program pascasarjana. Jadi kerjasama yang akan kami lakukan nantinya juga hanya akan melibatkan dosen dan mahasiswa pascasarjana,” ungkapnya.

Kerjasama tersebut, menurut Nurmandi menjadi hal yang penting dilakukan oleh kedua universitas untuk menciptakan suasana akademik yang lebih baik. Kerjasama research collaboration itu pun diharapkan bisa berlanjut hingga ke joint publication, agar penelitian yang sudah dilakukan oleh Khon Kaen dan UMY bisa terpublikasikan di jurnal ilmiah keduanya. “Kami juga berharap akan ada joint publication. Dengan begitu, hasil penelitian yang sudah kami lakukan tidak hanya dipublikasikan di jurnal masing-masing. Tapi juga bisa dipublikasikan di jurnal kedua universitas. Misalnya, dosen atau mahasiswa pascasarjana UMY melakukan penelitian dan dimuat di jurnal milik pascasarjana Khon Kaen University, atau sebaliknya. Hasil penelitian dari pascasarjana Khon Kaen University juga bisa dimuat di jurnal milik pascasarjana UMY,” jelasnya.

Nurmandi juga berharap, jika ke depan kerjasama antara pascasarjana UMY dengan pascasarjana Khon Kaen University bisa diperluas lagi, seperti melakukan student exchange atau staff exchange. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan mobilitas antara dosen dan mahasiswa dari kedua universitas. “Apalagi menjelang Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) ini. Mahasiswa tidak hanya harus tahu tentang negaranya sendiri, tapi juga tentang negara lain, khususnya negara-negara ASEAN. Selain itu juga agar mereka bisa saling bertukar ilmu tentang negaranya masing-masing. Misalkan saja, jika mahasiswa Thailand belajar bahasa Indonesia ke Indonesia, maka kita juga ingin ada mahasiswa kita yang belajar bahasa Thailand ke Thailand,” paparnya.

Hal senada juga diungkapkan kepala program pascasarjana Khon Kaen University, Prof. Surasakdi Wongratanacheewin, Ph.D. Ia berharap agar kerjasama yang akan terbentuk antara pascasarjana Khon Kaen University dengan pascasarjana UMY bisa berjalan dengan baik dan maksimal. “Selain rencana untuk mengadakan kerjasama research collaboration, nantinya kami juga akan memberikan informasi beasiswa kepada mahasiswa pascasarjana di sini. Kami harap kerjasama ini akan berjalan dengan baik dan maksimal untuk mendukung suasana akademik kampus,” ungkapnya.