Ikat Kerjasama Dengan Cisco Sistem Indonesia, UMY Dukung Long Distance Learning Bagi Mahasiswa

Januari 17, 2011 oleh : BHP UMY

Seiring dengan perkembangan teknologi pada abad 21, mahasiswa sebagai calon pemimpin masa depan harus dibekali dengan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi serta komunikasi yang relevan dan lebih berkembang dalam kegiatan perkuliahan. Penyampaian kegiatan belakar mengajar dengan teknologi melalui kecanggihan teknologi dan sistem online, salah satunya long distance learning diharapkan mampu menciptakan pengembangkan akademik.

Long distance learning diharapkan bisa diaplikasikan sehingga para pakar yang berada di luar Yogyakarta pun bisa memberikan perkuliahan dan meningkatkan wawasan. Sinergi ini diharapkan akan memberi manfaat dan menjadi nilai plus bagi mahasiswa sehingga terjadi pengembangan akademik.

Hal tersebut dipaparkan Rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Dasron Hamid, M.Sc dalam penandatanganan MOU UMY-Cisco Sistem Indonesia, di Ruang Sidang Rektorat, Senin (17/1).

Melalui pemanfaatan kurikulum Cisco bersifat online, mahasiswa akan disediakan server untuk ujian online serta software untuk melakukan simulasi terkait suatu ilmu pengetahuan mengingat pemberian porsi teori dan praktek bagi mahasiswa harus seimbang.

Kurikulum Cisco meliputi beragam pengetahuan mengenai teknologi informasi dan jaringan komputer, termasuk Personal Computer dan Laptop. Teknik berkomunikasi, negosiasi, pemecahan masalah, pengambilan keputusan, ide kreatif, dan berpikir kritis juga menjadi salah satu kurikulum yang disediakan Cisco karena teknik tersebut sangat dibutuhkan dalam era saat ini.

Meskipun demikian, pengetahuan ini tidak terbatas bagi mahasiswa atau civitas akademik teknologi informasi semata, namun juga seluruh bidang karena pengetahuan ini mampu memberikan kelebihan dan keterampilan bagi mereka untuk meningkatkan jaringan terintegrasi. Dengan jaringan yang telah terintegrasi dan terhubung dengan banyak pihak, maka kinerja seseorang pun akan lebih optimal, efektif, dan efisien.

Menurut Area Academy Manager Cisco, Adhe Widi Astato, edukasi dan internet merupakan hal yang paling menarik saat ini. “Edukasi membuat kualitas hidup seseorang meningkat dan internet menjadikan perkembangan lebih cepat. Sehingga kurikulum yang diberikan Cisco merupakan kumpulan apa yang harus disiapkan mahasiswa dalam menghadapi abad 21,”terangnya.

Lengkapnya informasi dan teknologi komunikasi yang terdapat dalam CISCO diungkapkan Adhe tidak hanya berguna bagi para mahasiswa, namun juga alumnus dan golongan yang sudah bekerja. Saat ini tercatat kurang lebih 165 negara, 1000 akademi, universitas, diploma, dan sekolah kejuruan telah memanfaatkan kurikulum Cisco yang memberikan fasilitas sembilan bahasa.

Meskipun berisi mengenai kurikulum standar yang diaplikasikan di banyak negara, namun hal ini tetap relevan dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing institusi pendidikan. “Tak hanya teori, kurikulum ini juga berisi mengenai kebutuhan informasi praktek yang selalu diupdate selalu dapat diakses kapan dan dimana saja,” tambahnya.