HIMAKAGI UMY Gelar Pengobatan Gratis Di Desa Gayamharjo

Juni 9, 2014 oleh : BHP UMY

HIMAKAGI UMY saat melakukan pengobatan gratis

HIMAKAGI (Himpunana Mahasiswa Kedokteran Gigi) UMY menyelenggrakan bakti sosial dan pengobatan gratis bagi masyarkat yang tinggal di desa Gayamharjo, Prambanan, Sleman pada hari Minggu (8/6). Bakti sosial tersebut merupakan salah satu bentuk pengabdian HIMAKAGI UMY kepada masyarkat.

Galang Ramadhan, ketua panitia kegiatan tersebut menuturkan, Desa Gayamharjo dijadikan sebagai lokasi karena lokasinya cukukp terisolir dan jauh dari perkotaan. Tepatnya di wilayah ujung Kabupaten Sleman yang berbatasan langsung dengan Klaten.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 hingga pukul 15.00 berhasil mengundang tiga ratusan warga untuk datang mendapatkan pengobatan gratis, dan edukasi kesehtan. Lebih jauh Galang menjelaskan, acara tersebut merupakan acara rutin tahunan yang diselenggarakan oleh HIMAKAGI.

“Kegiatan baksos ini merupakan acara tahunan yang wajib dilaksanakan oleh HIMAKAGI UMY. Masyarkat mendapatkan pengobatan gratis dan edukasi,” kata Galang di sela-sela baksos tersebut.

Untuk menentukan daerah yang akan dijadikan lokasi baksos tersebut, ia mengaku melewati serangkaian survey yang tidak mudah. Sebab pihaknya terlebih dulu harus melakukan pemetaan untuk mendapatkan daerah yang memenuhi kriteria.

Sementara itu Wakil Dekan FKIK Drg. Laelia Dwi Anggraini, SpKGA yang ditemui di lokasi menerangkan, kegiatan yang juga disertai dengan penyuluhan kesehatan tersebut merupakan bentuk pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan khususnya kesehatan gigi.

Hal tersebut menurutnya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar mengutamakan pencegahan sebelum penyakit bertambah parah. Selain itu kegiatan tersebut juga dapat melatih jiwa sosial mahasiswa ketika menjadi dokter dan harus turun ke masyarakat.

Laelia mengaku tenaga dokter yang dilibatkan dalam program tersebut berasal dari KG UMY dan alumni Kedokteran Umum UMY. Selain itu ia juga mengerahkan Dental Rest yang merupakan mahasiswa koas pilihan yang diberi tugas untuk membantu memperlancar kegiatan tersebut dengan selalu berada dalam pengawasan dokter.

“Dalam pelaksanaan kegiatan ini semua dosen Kedokteran Gigi terlibat, namun untuk pemeriksaan kesehatan umum kami bekerja sama dengan alumni kedokteran umum. Kemudian untuk penyuluhan akan diisi oleh dosen dan melibatkan beberapa mahasiswa,” ungkap Lia.

Selain memberikan pemeriksaan kesehatan umum dan gigi, kegiatan itu juga menyediakan sembako murah. Hasil penjualan sembako dan pakaian pantas pakai itu akan diberikan kepada ranting Muhammadiyah setempat. (Icha)