Dibutuhkan Komitmen yang Tinggi dalam Membuat Film

Mei 3, 2016 oleh : BHP UMY

IMG_5372Kemampuan seseorang dalam mengaktualisasikan ide-ide dan gagasan dalam sebuah film dibutuhkan komitmen yang tinggi. Seorang filmmaker (pembuat film) harus mengabdikan diri sepenuhnya pada dunia film dengan membangun kemampuan yang dimiliki oleh diri sendiri. Hal tersebut diungkapkan oleh Ismail Basbeth selaku sutradara sekaligus alumni Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhamamdiyah Yogyakarta (UMY) dalam acara Bridging Ilmu Komunikasi angkatan 2012 pada Selasa (3/4) bertempat di Ruang Multimedia UMY.

Selain mengutamakan komitmen, seorang filmmaker diharapkan untuk tidak mudah cepat puas dalam menghasilkan sebuah karya film. “Pengalaman dan kemauan untuk terus belajar sangat dibutuhkan oleh seorang filmmaker, sebuah karya yang dihasilkan oleh seorang filmmaker pastinya melalui proses yang cukup panjang dan didukung dengan riset-riset,” ungkap Ismail.

Kembali ditambahkan oleh Ismail, dalam industri perfilman Indonesia yang menjadi indikator keberhasilan sebuah film tidak hanya dilihat dari jumlah penonton yang menyaksikan film tersebut. “Kualitas film yang dihasilkan oleh seorang fimmaker tidak hanya dilihat dari jumlah penonton, melainkan dari seberapa besar film tersebut dapat memberikan manfaat bagi penontonnya dan dapat membawa perubahan sosial ke arah yang lebih baik,” tambahnya.

Selain itu, seorang filmmaker harus memiliki pemikiran alternatif. “Jika industri film sedang memproduksi ide-ide film mainstream, sebagai filmmaker kita jangan terjerus ke ide-ide cerita yang mainstream tersebut, kita harus memiliki pemikiran alternatif, dimana ide-ide dan gagasan yang kita munculkan tidak dipengaruhi oleh perkembangan industri yang ada,” tambah Ismail.

Terlepas dari pembahasan industri film, Ismail menuturkan bahwasannya peluang bekerja bagi lulusan Imu Komunikasi sangat luas. “Peluang bekerja bagi lulusan ilmu komunikasi sangat lah luas, namun yang harus menjadi catatan, kita harus mengetahui kemampuan yang dimiliki oleh diri kita sejak dini, dan tidak pernah berhenti untuk terus belajar,”tutupnya.

Terdapat beberapa karya film yang telah diproduksi oleh Ismail diantaranya yaitu Mencari Hilal (2015) dan Talak Tiga (2016)