Attitude Sebagai Kunci Sukses Dalam Bekerja

Maret 18, 2013 oleh : BHP UMY

SAM_1979Skill (keterampilan), knowledge (pengetahuan), dan attitude (sikap), adalah tiga kompetensi yang harus dimiliki dan diperhatikan oleh setiap orang. Diantara ketiganya, yang dapat memberi peluang sukses besar dalam dunia kerja adalah attitude yang baik dan sesuai harapan.

Demikian disampaikan Herrimawan Djarot Pribadi Wahjumurti, SH, MM, Manajer Human Resources and General Affairs PT Anugrah Group International, dalam acara kuliah umum Magister Manajemen Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (MM-UMY). Acara yang dihadiri oleh mahasiswa MM UMY konsentrasi Manajemen SDM, Manajemen Pemasaran dan Keuangan, serta Manajemen Operasi dan Sistem IT ini bertempat di ruang sidang AR. Fakhruddin A lantai 5 kampus terpadu UMY, Sabtu (16/33).

Herrimawan menjelaskan, ketiga kompetensi tersebut sangat perlu dimiliki oleh para calon pegawai. Sebab dari kompetensi tersebut Human Resources Development (HRD) dapat mengetahui layak tidaknya seseorang ditugaskan pada suatu badan kerja. “Dan yang paling penting adalah attitude. Walaupun dia memiliki skill dan pengetahuan yang tinggi, tapi attitude-nya jelek, maka kecil kemungkinan dia lolos sebagai seorang pegawai,” jelasnya.

“Tapi, kalau attitudenya baik dan bagus, maka dia punya peluang sukses tinggi. Karena poin attitude dalam membentuk karakter seseorang itu punya porsi yang lebih banyak daripada skill atau knowledge. Sikap yang bagus dan baik itu seperti sopan, ramah, mampu memecahkan masalah, dan sebagainya,” lanjut Herrimawan.

Manajer SDM PT Anugrah Group International yang bergerak di bidang pertambangan ini juga mengatakan, sikap yang baik itu dapat dirumuskan dalam tiga kata pula. “Senyum, Terima kasih, dan Maaf. Tiga hal ini sederhana, tapi ketika diimplementasikan di dunia kerja efeknya akan luar biasa. Karena kalau sudah seperti itu, orang akan melihat bahwa dia bisa bekerja dengan baik.”

Selain tiga kompetensi tersebut, satu hal lagi yang perlu dimiliki oleh setiap calon pegawai yaitu Bahasa Inggris. “Poin kompetensi berikutnya adalah Bahasa Inggris. Kemampuan berbahasa Inggris ini juga harus dimiliki. Karena hampir semua informasi-informasi tentang dunia bisnis saat ini, menggunakan bahasa Inggris,” imbuhnya.

Sementara itu, Prof. Dr. Heru Kurnianto Tjahjono, Direktur MM UMY, mengungkapkan tujuan diadakannya kuliah umum tersebut untuk membangun sebuah kepercayaan diri. “Dari acara ini diharapkan mahasiswa yang ingin menjadi professional wirausaha, rasa percaya dirinya tumbuh dan berani bersaing di dunia bisnis riil. Terlebih lagi, mereka juga akan dapat menambah pengetahuan, keterampilan serta mampu membangun attitude yang baik,” pungkasnya.

Sharing is caring!