Atdikbud KBRI Riyadh Dorong UMY Lakukan Kerjasama Dengan Perguruan Tinggi KSA

September 14, 2018 oleh : BHP UMY

Tanah kelahiran Nabi Muhammad shalallahu alaihi wa salam, Kerajaan Arab Saudi (KSA), dikenal sebagai salah satu kiblat pembelajaran untuk ilmu agama seperti Tauhid dan Fiqih. Seiring perkembangan zaman, KSA tidak hanya menjadi panutan dalam ilmu agama tapi juga pada ilmu sains yang diajarkan di banyak institusi pendidikan tinggi. Hal tersebut disampaikan oleh Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Riyadh, Dr. Ahmad Ubaidillah dalam kunjungan yang dilakukannya ke Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) pada hari Sabtu (8/9) lalu di Ruang Rektorat UMY.

Ubaidilah menyampaikan bahwa banyak perguruan tinggi di KSA sedang mencari mitra untuk melakukan riset. “Indonesia merupakan salah satu negara yang potensial untuk dijadikan rekanan berdasarkan banyaknya perguruan tinggi yang berprestasi bagus. Peluang kerjasama tersebut belum dimanfaatkan oleh kebanyakan institusi pendidikan tinggi di Indonesia, meski ada beberapa perguruan tinggi nasional yang sudah lebih dulu berinteraksi dengan intens dalam banyak kerjasama pendidikan dengan universitas dan tenaga pendidik asal KSA,” ungkapnya.

Atdikbud tersebut mendorong agar kesempatan tersebut dimanfaatkan dengan semaksimal mungkin terlebih untuk UMY. “Mereka memiliki perguruan tinggi yang fokus pada aspek agrikultur seperti di King Saud University (KSU dan King Abdulaziz University (KAU). Keduanya masuk dalam daftar atas untuk bidang tersebut, mereka juga memiliki banyak pusat penelitian baik untuk teknologi dan social science. Kesempatan ini harus kita manfaatkan dengan maksimal, di samping untuk meningkatkan kualitas edukasi dalam negeri juga untuk menghilangkan stigma yang beranggapan bahwa Indonesia merupakan negara pembantu,” jelas Ubaidillah.

Wakil Rektor IV Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Hilman Latief, Ph.D. menyampaikan UMY akan menindaklanjuti kesempatan tersebut dengan segera. “Kita akan segera menjajaki kesempatan tersebut dalam semester ini, kita akan coba formulasikan skema kerjasama. Kita juga akan bertandang ke sana terlebih dahulu untuk membuka niatan baik tersebut,” ungkapnya.