Angkat Tema Jihad Konstitusi, FH UMY Gelar Lomba Debat Antar PTM se Indonesia

Mei 3, 2016 oleh : BHP UMY

IMG_5306Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menggelar lomba debat konstitusi piala Ki Bagus Hadikusumo dengan tema “Melanggengkan Jihad Konstitusi” yang diselenggarakan pada tanggal 2 Mei hingga 5 Mei 2016. Lomba yang untuk pertama kalinya digelar oleh FH UMY tersebut diikuti oleh 11 Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) se Indonesia.

Diangkatnya tema Jihad Konstitusi tersebut sejalan dengan visi dan misi Muhammadiyah dalam menegakan kedaulatan negara. Sebagaimana diungkapkan oleh Prof. Din Syamsuddin selaku Keynote Speech dalam Pembukaan Lomba Debat Konstitusi Piala Ki Bagus Hadikusumo pada Senin sore (2/5) bertempat di Auditorium PKU Muhammadiyah Gamping lantai 5.

Jihad konstitusi menurut Prof. Din merupakan sebuah gerakan Muhammadiyah yang bertujuan untuk mengoreksi setiap Rancangan Undang-Undang (RUU) yang dianggap menyalahi aturan UU Dasar 1945. “Konstitusi merupakan rohnya sebuah negara, sudah saatnya kita sebagai kader-kader Muhammadiyah turut menjalankan Jihad Konstitusi guna menegakan keadilan di Indonesia, dan Jihad Konstitusi juga merupakan kiblat bangsa Indonesia,” ungkapnya.

Kembali ditambahkan oleh Prof. Din Syamsuddin, Jihad Konstitusi pada dasarnya tidak hanya semata-mata menguji RUU, melainkan memberikan masukan dan juga arahan kepada pemerintah bahwa UU yang dirancang harus selaras dengan konstitusi. “Melalui jihad konstitusi Muhamamdiyah berupaya untuk memperjuangkan hak-hak rakyat Indonesia, dan juga menegakan keadilan sesuai dengan konstitusi negara Indonesia,” tambahnya.

Sementara itu Prof Din berharap melalui lomba debat tersebut akan memacu semangat pemuda Muhammadiyah dalam menegakan jihad konstitusi. “Saya berharap dengan diselenggarakannya lomba debat ini akan semakin memacu mahasiswa-mahasiswa Muhammadiyah untuk melanjutkan semangat jihad konstitusi, karena jihad konstitusi tidak boleh berhenti,” tambahnya.

Selain itu, Muhammadiyah juga dirasa turut ikut menegakan negara Indonesia. Dan salah satu tokoh Muhammadiyah yang turut berkontribusi terhadap kemerdekaan RI adalah Ki Bagus Hadikusumo yang merupakan salah satu anggota BPUPKI (Badan Penyelidik Persiapan Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia).

Seperti diungkapkan oleh Afnan Hadikusumo yang merupakan salah satu cucu Ki Bagus Hadikusumo, Ki Bagus adalah tokoh yang berjasa bagi Indonesia dan juga Muhammadiyah. ”Saya mewakili keluarga turut bangga dengan diselenggarakannya lomba debat ini, semoga semangat Ki Bagus dalam memajukan negara dan juga Muhammadiyah akan tertular kepada peserta yang mengikuti lomba debat kali ini, khususnya dalam semangat menegakan keadilan melalui jihad konstitusi” tutupnya.

Kesebelas PTM yang akan merebutkan piala bergilir Ki Bagus Hadikusumo yaitu Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Universitas Muhammadiyah Tanggerang, Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Muhammadiyah Palu, Universitas Ahmad Dahlan, Universitas Muhammadiyah Metro, Universitas Muhammadiyah Buton, Universitas Muhammadiyah Kendari, Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Universitas Muhammadiyah Luwuk, dan Universitas Muhammadiyah Magelang.