Tingkatkan Kualitas Pembelajaran, UMY Hibahkan Dana Pembangunan Gedung ke SD Lab Muhammadiyah Kokoda

September 24, 2019 oleh : BHP UMY

Komitmen Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dalam mengembangkan pendidikan di berbagai wilayah di Indonesia terus berlanjut. Melalui Lembaga Penelitian, Publikasi dan Pengabdian Masyrakat (LP3M) UMY memberikan bantuan dana untuk pembangunan gedung Sekolah Dasar (SD) Lab Muhammadiyah Kokoda pada, Minggu (22/9) di Kampung Wormon, Distrik Kokoda, Kabupaten Sorong Provinsi Papua Barat. Hal ini dilakukan guna menambah fasilitas pendidikan bagi masyarakat setelah sebelumnya dibangun Rumah Baca bersama dengan Kelompok Mahardika Bakti Nusantara (MBN) pada program Kuliah Kerja Nyata (KKN) wilayah Terdepan, Terluar dan Tertinggal (3T).

Ketua Divisi Pengabdian dan Pelayanan LP3M UMY Dr. Adhianty Nurjanah, S.Sos.,M.Si., menjelaskan bahwa ini menjadi bentuk proses peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pendidikan. Hasil yang didapatkan memang tidak akan terlihat secara cepat, tetapi membutuhkan waktu yang cukup lama untuk menjadikan generasi mendatang lebih baik lagi. Untuk itu, fasilitas belajar mengajar harus lebih memadahi.

“Kita sudah melakukan pemberdayaan kepada masyarakat Suku Kokoda dalam beberapa tahun terakhir bersama mahasiswa KKN. Fokus awal kita memang ingin mengembangkan kualitas masyarakat melalui pendidikan. Oleh karena itu, UMY melalui LP3M memberikan hibah dana senilai dua puluh lima juta Rupiah untuk penambahan gedung SD di tempat itu,” ujarnya saat menyerahkan dana bantuan.

SD Lab Muhammadiyah Kokoda sendiri telah memiliki puluhan siswa yang berasal dari daerah setempat. Sehingga penambahan ruang kelas menjadi sangat diperlukan untuk memaksimalkan proses belajar mengajar. Adhiyanti juga menambahkan bahwa hal ini dilakukan karena warga setempat sangat mengapresiasi program bantuan yang diberikan UMY. Hal ini terlihat dari meningkatnya kemauan menempuh pendidikan bagi generasi muda setempat.

“Pemberdayaan bukan hanya memberikan bantuan materi, tetapi juga ada pendampingan serta penyadaran terhadap kualitas pendidikan. Untuk itu, pemberdayaan yang baik ialah yang mampu menjadikan kelompok untuk bangkit dan mandiri,” imbuhnya.

Pada akhir pembicaraan, ia berharap sekolah ini bisa berkembang semakin pesat secara mandiri. Sehingga mampu menghasilkan generasi yang lebih baik sehingga mampu membangun kampung halaman mereka suatu saat kelak. “Semoga besok hadir di masa mendatang yang mampu mengembangkan daerah ini menjadi lebih baik lagi,” pungkasnya.(ak)