Prodi HI UMY Berharap Bisa Segera Jalin Kerjasama Internasional Dengan Italia

Maret 29, 2019 oleh : BHP UMY

Sebagai agenda dari hari lahir kerjasama diplomasi Italia dan Indonesia yang ke-70, Kedubes Italia untuk Indonesia memiliki acara untuk lebih memperkenalkan budaya mereka. Salah satunya dengan mengadakan kuliah umum untuk mahasiswa International Program for International Relations (IPIREL) di Gedung AR. Fachruddin B Lantai 5 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Acara tersebut mengusung tema ‘Italy and Indonesia a Strategic Partnership for a Shared Future’, yang disampaikan oleh Counsellor Giovanni Brignone (Deputy Head of Mission and Head of the Economic & Commercial Section of the Embassy of Italy).

Ada harapan besar tentang kerjasama Internasional yang bisa terjadi antara UMY dan Italia, khususnya dalam dunia pendidikan, dalam hal ini dengan Prodi HI UMY. Hal itu seperti yang diharapkan oleh Dr. Nur Azizah, M.Si. “Partnership antara UMY dengan Italia kebetulan sampai dengan hari ini memang masih belum ada, tapi sudah ada pembicaraan untuk bagaimana segera merealisasikan kerjasama antara UMY dengan salah satu universitas Italia. Karena sebetulnya banyak hal yang bisa menjadi peluang kerjasama antara kedua negara di bidang Farmasi, Mesin, Hubungan Internasional dan sebagainya,” tutur Kepala Prodi HI UMY itu.

Namun demikian, sebenarnya UMY sendiri sudah menjalin kerjasama dengan negara-negara di Eropa khususnya untuk mahasiswa Prodi HI UMY. Pasalnya itu seperti tagline UMY yakni Muda dan Mendunia, jadi kerjasama internasional menjadi program yang sudah lama dilaksanakan. “Kita berharap semoga segera terealisasi kerjasama itu antara UMY dan salah satu universitas Italia. Dan hasil pembicaraan dengan Mr. Giovanni insyaAllah bisa terwujud kerjasama dengan universitas di Napoli,” kata Nur Azizah lebih lanjut.

Seperti yang kita tahu bersama Italia merupakan negara yang penuh dengan bangunan sejarah terkenal seperti Menara Pisa, Colliseum Roma dan sebagainya. Serta Italia juga disebut dengan kota mode yang menjadi pusatnya di Milan. Perkembangan industri otomotif mereka pun sangat pesat mulai dari merek Ferrari, Lamborghini, Ducati, Aprilia, telah menyebar ke seluruh dunia tak terkecuali di Indonesia.

Giovanni mengatakan kerjasama diplomasi dengan negara lain merupakan salah satu upaya mereka untuk memperkenalkan dan mempromosikan produk asli Italia. “Di tahun 2019 sangat spesial karena tahun ini tepat sudah 70 tahun kerjasama diplomasi antara Indonesia dan Italia, terlebih saya baru pertama kali datang ke Yogyakarta. Sudah selama itu, kita saling menjaga hubungan dengan baik. Banyak produk Italia sudah menyebar di Indonesia, jadi harapannya bisa terus seperti ini,” ungkap Giovanni di depan mahasiswa (IPIREL) UMY. (Hbb)