Pimpinan UMY Kuatkan Sinergi Dengan Muhammadiyah Yogyakarta

September 9, 2019 oleh : BHP UMY

Pimpinan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta mengadakan silaturahim dengan pengurus Muhammadiyah Yogyakarta di Gedung AR. Fachruddin A Lantai 5 Kampus Terpadu UMY, Sabtu (7/9). Dengan mengusung tema ‘Pemberdayaan Persyarikatan Tingkat Ranting dan Cabang untuk Penguatan Al-Islam dan KeMuhammadiyahan Bagi Dosen dan Tenaga Kependidikan’, diharapkan ada sinergi yang terus terjalin antara UMY dan Muhammadiyah Yogyakarta.

Rektor UMY Dr. Ir. Gunawan Budiyanto M.P., menekankan tentang pentingnya sinergitas tersebut, terutama dalam pengembangan di bidang ekonomi. Menurutnya, sejauh ini warga Muhammadiyah banyak yang tidak peka dengan toko atau retail yang menyediakan keperluan sehari-hari dengan atas nama Muhammadiyah.

“Kita jadikan Muhammadiyah sebagai pasar sendiri sebagai pemenuh kebutuhan sehari-hari seperti untuk membeli beras, sehingga uang yang kita belanjakan akan terus berputar di lingkungan Muhammadiyah. Kenapa umat Islam masih sering diinjak-injak, diremehkan, karena kita tak memiliki kekuatan, punya potensi tapi tidak mau dimanfaatkan. Kita harus terus memberikan pengetahuan ini di pertemuan ranting, cabang, majlis ta’lim, pertemuan rapat, dan lain-lain,” ujar Gunawan di depan audiens.

Silaturahim ini juga bertujuan sebagai pengenalan pengurus baru Badan Pembina Harian (BPH) UMY. Pada periode kali ini, BPH UMY memiliki lima orang pengurus dengan diketuai oleh Dr. Agung Danarto, M.Ag., Drs. H. Sahari sebagai sekretaris, Drs. Sukiman,M.A sebagai bendahara, dan dilengkapi dua anggota. “Dalam kesempatan ini, UMY ingin memperkenalkan pengurus baru BPH. Kami ingin membentuk sinergi yang lebih kuat dengan Muhammadiyah pada acara silaturahim ini. Mengingat, era sekarang adalah era sinergi, sehingga siapapun yang tidak memiliki jejaring akan tertinggal. Muhammadiyah sebagai organisasi yang sudah cukup tua, sebenarnya jejaring sudah ada, namun sinerginya yang belum terbentuk kuat,” ungkap Agung.

UMY memiliki kader Muhammadiyah dari dosen dan karyawan yang bertempat tinggal di beberapa wilayah. Untuk terciptanya sinergi yang kuat, dosen dan karyawan UMY yang jumlahnya kurang lebih ada 600 0rang, sudah ditekankan untuk berperan aktif di persyarikatan Muhammadiyah. “UMY mewajibkan dosen dan karyawan untuk aktif di persyarikatan Muhammadiyah. Pimpinan UMY juga berharap pengurus ranting, cabang, dapat memberikan pembinaan kepada dosen dan karyawan UMY di persyarikatan Muhammadiyah, agar mereka memiliki pengetahuan tentang keMuhammadiyahan yang lebih kuat dan dapat saling memberikan manfaat satu sama lain,” tutup Agung.

Pada kesempatan yang sama, UMY yang diwakilkan ketua BPH memberikan secara simbolis bantuan pemberdayaan kepada ranting dan cabang persyarikatan Muhammadiyah. (Hbb)