Pelajari Budaya Prancis, Warung Prancis UMY Sambangi Paris Bakery

Maret 2, 2020 oleh : BHP UMY

Kitchen Tour merupakan kegiatan rutin tahunan dari Warung Prancis Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Tahun ini Warung Prancis berkesempatan untuk berkunjung ke toko kue Paris Bakery di Trihanggo, Gamping, Sleman, Minggu (2/3). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan beberapa makanan khas Prancis serta proses pembuatannya. Agenda ini terbuka untuk umum, maka terdapat peserta dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta dan lainnya.

“Para peserta memiliki kesempatan untuk mengetahui secara langsung bagaimana mekanisme pembuatan roti-roti khas Prancis di dapur Paris Bakery. Salah satu roti yang dibuat yakni Baguette,” ujar Staff Warung Prancis UMY Miftahul Fikri Sahila saat dihubungi Senin (2/3).

Bentuknya yang lonjong bisa mencapai 65 cm dengan diameter 5 hingga 6 cm. Roti Prancis ini berbahan dasar tepung terigu, ragi, air, dan garam. Teksturnya yang keras di luar, namun terasa lembut di dalam. Sangat lezat disantap dengan berbagai macam cara untuk menghasilkan cita rasa gurih, asin, bahkan manis. Terlihat dari antusias peserta yang antri mencoba menyentuh adonan dan berswa-foto dengan sebuah Baguette.

Terdapat Baguette yang sudah dipotong menjadi kecil dengan pilihan topping coklat dan mentega juga saus sosis. Beragam varian Croissant dengan rasa coklat, keju, dan gurih. Kue Opera yang begitu lembut dan mewah dengan balutan coklat yang meleleh. Tiramisu yang juga lembut nan khas rasanya, dan Gressin (roti stik) yang renyah dimakan dengan coklat dan pernak pernik berwarna yang menyelimuti.

“Setelah bermain tangan dengan adonan di dapur, partisipan mulai disuguhkan dengan berbagai roti Prancis lainnya. Aroma dan warna yang menarik membuat partisipan bersemangat mencicipi roti-roti tersebut,” imbuh Miftahul.

Di ujung acara, tidak lupa para volunteer dan pihak Paris Bakery membagikan merchandise berupa totebag dan bingkisan roti kepada peserta terpilih yang mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan seputar Prancis. Seluruh partisipan merasa puas menerima banyak pengetahuan dari kegiatan ini. Mereka berpesan tidak sabar untuk menanti kegiatan bulanan dan tahunan Warung Prancis selanjutnya.