Kombinasi Science dan Hiburan Akan Hibur Penonton KRI 2015

Juni 10, 2015 oleh : BHP UMY

Kontes Robot Sepak Bola Indonesia menjadi daya tarik tersendiri dalam Kontes Robot Indonesia yang akan digelar di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta tanggal 11-14 Juni 2015 nanti. Pasalnya, penonton tidak hanya disuguhkan penampilan atraktif robot-robot di lapangan hijau berukuran 6×9 meter saja, namun juga kombinasi antara science dan hiburan.

Hal tersebut diungkapkan Bella Novi selaku koordinator teknis lomba, saat ditemui di Sportorium UMY pada Rabu (10/6). “Nantinya akan ada 3 robot dalam satu tim. Satu robot bertindak sebagai penjaga gawang dan 2 robot lainnya akan saling passing bola, dan bagian itulah yang paling menarik dalam KRSBI,” jelas Bella.

Selain itu, lanjut Bella, penonton juga akan disuguhkan bagaimana para ilmuan muda Indonesia menyeimbangkan mekatronika (mechanical electronic) dengan bentuk dan ukuran robot. Mekatronika adalah bagian yang cukup sulit karena sang ilmuan harus teliti untuk memperhitungkan kapan waktu yang tepat untuk memberikan command sehingga robot dapat melaksanakan perintah dengan tepat dengan datangnya bola.

Selain KRSBI, Kontes Robot ABU Indonesia (KRAI) tak kalah seru di pertandingan nanti. Sama-sama bertema olahraga, tantangan yang dihadapi ilmuan juga menghitung jarak yang tepat untuk robot melakukan service kok kepada lawan. Kontes robot ABU (Asia-Pasific Broadcasting Union) Indonesia akan menampilkan robot-robot yang akan bertanding olahraga badmintoon.

Berbeda dengan KRSBI dan KRAI yang mengandalakan perhitungan antara command dan aksi, Kontes Robot Seni Indonesia KRSI dan Kontes Robot Pemadam Api Indonesia KRPAI kategori beroda dan berkaki mengandalkan sensor. Untuk KRSI yang mengambil tema Bambangan Cakil pada tahun ini mengandalkan sensor suara untuk menampilkan tarian. Sedangkan KRPAI mengandalkan sensor panas dan warna serupa api untuk melaksanakan command (perintah).

Bella juga menambahkan, menjelang H-1 KRI, persiapan seluruh arena secara fisik sudah mencapai 75% untuk 5 kategori lomba. “Kita tinggal meletakkan marka-marka yang diperlukan untuk lomba, setelahnya semua siap digunakan,” tutup Bella. (nanda)