Kearifan Menulis Untuk Tingkatkan Idealisme Pers

Januari 28, 2013 oleh : BHP UMY

SKearifan dalam mengolah berita saat ini sangat dibutuhkan mengingat peran penting media dalam mempengaruhi opini masyarakat. sehingga visi dan misi dari idealisme pers mahasiswa untuk menyampaikan berita secara objektif, berimbang, jujur dan akurat bisa tetap terjaga.

Demikian disampaikan oleh Sri Atmaja P. Rosyidi, ST., MSc.Eng, Ph.D., P.Eng,   Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dalam acara pelepasan mahasiswa yang mengikuti Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Media di Jakarta, Minggu (27/1). Acara yang diselenggarakan oleh Lembaga Pers dan Penerbitan (LPPM) Nuansa UMY  berlangsung pada 28-30 Januari 2013 akan mengunjungi The Jakarta Post, Trans Corp, United Nations Information Center Jakarta, dan Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk Indonesia.

Menurut Sri, KKL Media ini bisa membuka dan menambah wawasan mahasiswa tentang media masa lebih dalam lagi. “Kegiatan ini akan membuka minat dan wawasan pers bagi mahasiswa terkait fungsi, peranan dan juga keterkaitannya dengan publikasi media dalam sebuah organisasi, institusi maupun lembaga lainnya,” paparnya.

Wakil Rektor UMY menjelaskan bahwa adanya kegiatan tersebut bisa menjadikan mahasiswa sebagai pencerah yang bisa memberikan kontribusi nyata. “ Melalui KKL Media ini, diharapkan akan membuat LPPM Nuansa UMY semakin kokoh, solid, dan berkontribusi nyata baik untuk masyarakat kampus maupun masyarakat yang lebih luas lagi. Selain itu menjadi badan pers yang beridentitas unggul, mencerahkan, dan muda mendunia,” Jelasnya.

Senada dengan hal tersebut, Ahlul Amalsyah selaku pimpinan umum LPPM Nuansa juga mengungkapkan bahwa melalui KKL Media ini mahasiswa bisa menjadi memunculkan jiwa penggerak perubahan dalam bidang pers khususnya. “ Mudah-mudahan nantinya, dari kegiatan ini akan muncul jiwa yang senantiasa bergerak menuju kebaikan, memahami makna media sebagai wadah ibada, sebagai penerang dari kegelapan, penjaga dari ketidak beraturan, dan penegak dari kebenaran,” ungkapnya.