Ilmu Komunikasi UMY Gandeng IDN Media Sebar Virus Writerpreneur Kepada Mahasiswa

September 19, 2019 oleh : BHP UMY

Tak bisa dipungkiri lagi bahwa perkembangan media kini sudah sangat terstruktur, sistematis dan masif. Mungkin dahulu masyarakat masih mencari informasi melalui media konvensional seperti koran, dan radio. Namun sekarang sebagian besar masyarakat sudah meninggalkan media konvensional tersebut dan mulai beralih ke New Media. Apa itu New Media?

Media Baru adalah istilah yang dimaksudkan untuk mencakup kemunculan digital, komputer, atau jaringan teknologi informasi dan komunikasi di akhir abad ke-20. Sebagian besar teknologi yang digambarkan sebagai media baru adalah digital, seringkali memiliki karakteristik yang dapat dimanipulasi, bersifat jaringan, padat, interaktif dan tidak memihak. Secara sederhana media baru adalah media yang terbentuk dari interaksi antara manusia dengan komputer dan internet secara khususnya. Termasuk di dalamnya adalah web, blog, online social network, online forum dan lain-lain yang menggunakan komputer sebagai medianya.

Pada kesempatan yang lalu Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) bekerjasama dengan IDN times menyelenggarakan acara bertema “Konten Berfaedah Ala Generasi Eksplorasi” pada Rabu, (19/9) di Amphiteater E7.B Gedung KH. Ibrahim Kampus Terpadu UMY.

Dosen Ilmu Komunikasi UMY, Dr. Fajar Junaedi menyampaikan bahwa Tugas seorang jurnalis adalah menyuarakan kebenaran yang dapat berimbas baik bagi masyarakat, bukan malah berpihak pada instansi, perusahaan tempat bekerja ataupun pemerintah. Keindependenan jurnalis harus berpihak kepada hati nurani dan kebenaran sesuai dengan kode etik jurnalistik, karena hati nurani selalu dekat dengan etika,“ ungkapnya.

“Kini banyak media yang membuka kesempatan yang luas kepada masyarakat umum untuk ikut menjadi bagian dari mereka dengan menjadi jurnalis lepas atau User Generated Content. Jadi masyarakat bisa menjadi jurnalis dan menulis berita lalu tinggal dikirimkan ke media. Nantinya jika memang berita yang dikirimkan layak dan memenuhi kriteria maka berita tersebut akan dirilis di media tanpa harus menjadi karyawan di media tersebut. Ini kesempatan yang besar untuk mahasiswa Ilmu komunikasi yang sejak awal sudah mendapatkan mata kuliah pengantar dasar jurnalistik, jadi kalian bisa menambah uang saku dengan menjadi User Generated Content di sebuah media,“imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama QC Editor IDN Times Yogie Fadilah juga mengungkapkan tentang content value yang dimiliki oleh IDN Times. “Content value berawal dari kegelisahan kami terhadapat berita yang ngawur, bahkan hoax. Menurut kami hal itu sangat merusak citra media, kepercayaan masyarakat kepada media akan hilang karena media yang tidak bertanggung jawab hanya membuat berita yang sensasional saja tanpa mempertimbangkan kode etik jurnalistik. Oleh karena itu IDN Times mengeluarkan content value sebagai berikut : Gender equality, Anti sexual harassment, Anti bullying, Unity in different races & Ethnicities, Unity in different religions, Anti stereotyping, dan Redefining beauty. Dengan adanya hal ini diharapkan akan mampu mengarahkan para jurnalis untuk membuat berita yang mempunyai nilai baik di mata pembacanya,“ ungkapnya.