Wasit Kompetisi ABU Robocon 2015 Habiskan Waktu 2 Tahun Untuk Persiapan

Agustus 21, 2015 oleh : BHP UMY

IMG_8204

Berbagai persiapan demi menyukseskan kompetisi robot ABU Robocon 2015 yang akan diselenggarakan sejak Sabtu hingga Senin (22-24/8) di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), telah dilakukan oleh panitia penyelenggara, baik panitia penyelenggara dari Indonesia maupun Tokyo-Jepang. Persiapan maksimal tersebut juga dilakukan oleh para wasit yang nantinya akan bertugas mengawasi jalannya kompetisi ABU Robocon 2015. Menariknya lagi, waktu yang dihabiskan oleh 11 wasit ini bukannya hanya dalam hitungan bulan, melainkan hitungan tahun.

Seperti diungkapkan Ir. Wahidin Wahab M.Sc.Ph.D, selaku Ketua Wasit ABU Robocon ketika ditemui pada persiapan pertandingan di Sportorium pada Jumat (21/8) mengungkapkan, butuh waktu dua tahun untuk persiapan yang dilakukan oleh para wasit yang nantinya akan memandu jalannya pertandingan. “Persiapan selama dua tahun ini yang kami lakukan salah satunya yaitu pada kompetisi robot regional yang telah dilakukan di 4 wilayah Indonesia, serta pada Kompetisi Robot Indonesia (KRI) yang telah dilakukan pada bulan Juni lalu. Kompetisi-kompetisi yang telah berjalan tersebut menjadi bahan evaluasi bagi kami dalam meramu sistem pertandingan yang akan digunakan pada perlombaan hari Minggu nanti. Selain itu berbagai persiapan teknis perlombaan juga sudah kami persiapkan dengan matang,” ungkapnya.

Beberapa pengalaman menjadi wasit pada kompetisi robot regional dan lokal itulah yang menjadi acuan bagi para wasit dalam mempersiapkan kompetisi robot Internasional kali ini. “Salah satu bahan evaluasi terpenting yang akan kami lakukan yaitu pada aspek teknis kesiapan tim yang akan berkompetisi, serta aturan-aturan pertandingan yang belum dipahami oleh peserta. Aturan-aturan itu nantinya akan dibuat adendum tambahan saat pertandingan berlangsung,” papar Wahidin lagi.
Wahidin menambahkan, ada empat babak yang telah diatur dalam permainan Robot Badminton ini. Babak pertama yaitu babak penyisihan group, kemudian babak perempat final, semifinal, dan terakhir final. “Pada babak penyisihan akan dibentuk menjadi enam group, dan masing-masing pemenang di group tersebut akan masuk ke babak selanjutnya, hingga akhirnya masuk ke babak final,” tambahnya.

Dari segi kesiapan wasit sendiri diakui Wahidin sudah mencapai 100 persen. “Kami akan memandu jalannya pertandingan semaksimal mungkin, dan berbagai persiapan penunjang jalannya pertandingan juga sudah siap, semoga nantinya pada jalannya pertandingan tidak ada kendala yang di hadapi,” ujarnya.

Pada kompetisi tersebut, Indonesia mengirimkan 2 tim andalannya yang akan turut berkompetisi, yaitu dari ITB (Institut Teknologi Bandung) dan Politeknik Batam. “Harapannya, kedua tim dari Indonesia tersebut mampu bersaing dan menjadi pemenang dalam kompetisi ini, serta bagi seluruh peserta dapat bertanding dengan profesional,” tutupnya. (adm)