Warung Prancis UMY Pelajari Budaya Prancis Melalui Cokelat

Desember 26, 2018 oleh : BHP UMY

Sejak resmi berdiri pada 18 Desember 2014, Warung Prancis Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) terus mengadakan kegiatan edukasi yang berhubungan dengan sosial dan budaya yang ada di Prancis. Kali ini, giliran Warung Prancis UMY mengadakan acara bertajuk “Bincang – Bincang BONJOUR” di Museum Cokelat Monggo pada Senin, (24/12).

Marlisa Putri Utami yang menjadi sukarelawan dari Warung Prancis mengatakan bahwa pada acara kali ini, kunjungan ke Museum Coklat Moggo bertujuan untuk mempelajari kuliner yang sudah menjadi budaya di Negeri Mode itu, yaitu coklat. “Pada acara kali ini, kami ingin mempelajari budaya Prancis lewat cokelat. Yang kami ketahui bahwa cokelat bukan berasal dari Prancis, akan tetapi dari Belgia. Akan tetapi kedua negara itu memiliki kaitan budaya yang cukup berkaitan,” ungkapnya.

Selama berada di Museum Cokelat Monggo, puluhan peserta Bincang – Bincang BONJOUR mempelajari sejarah cokelat yang ada di dunia dan Indonesia. Selain itu juga, mereka melihat langsung proses pembuatan coklat Monggo di pabriknya secara langsung. pada akhir perjalanan, seluruh peserta bisa mencoba untuk membuat cokelatnya sendiri dengan berbagai kreasi.

“Kami merasa senang ketika mengikuti acara ini, karena bisa mengetahui sejak kapan cokelat mulai dikenal dunia dan mulai masuk ke Indonesia. Selanjutnya, pengalaman yang paling menarik adalah ketika kami mencoba untuk membuat cokelat milik kami sendiri,” tuturnya.

Perserta yang mengikuti acara di Museum Coklat Monggo bukan hanya berasal dari mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta saja, melainkan terdapat peserta dari luar, yaitu Intitut Teknologi Akprind dan komunitas Polygot Indonesia. “Karena acara ini terbuka untuk umum, maka peserta yang ikut acara ini terdiri dari mahasiswa UMY sendiri, dan teman – teman dari kampus serta komunitas bahasa yang ada di Jogja,” tutupnya.

Bincang – Bincang BONJOUR merupakan agenda rutin yang diadakan oleh Warung Prancis, setiap acara yang diagendakan mengusung tema yang berbeda – beda. Mulai dari fesyen, kuliner, film, dan lainnya.(ak)