VCO Dapat Sembuhkan Luka Bakar

Februari 13, 2010 oleh : BHP UMY

VCO (Virgin Coconut Oil) atau minyak kelapa murni yang terbuat dari daging kelapa segar yang proses pembuatannya dilakukan pada suhu relatif rendah, ternyata memiliki banyak mamfaat bagi kesehatan tubuh. Dalam dunia kesehatan, VCO memang telah dikenal berkhasiat untuk mencegah penyakit jantung, menurunkan kadar kolesterol, anti kanker, memperkuat sistem imunitas, dan membantu penurunan berat badan, biasanya dengan cara di minum.

“Namun ternyata VCO atau minyak kelapa murni memiliki fungsi lain yakni mengobati luka bakar,” ungkap Fitria Puspita, mahasiswa Prodi Kedokteran Umum Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (KU-UMY), dalam sebuah diskusi terbatas di Kampus Terpadu UMY, Sabtu (13/2).

Pita, sapaan akrab Fitria Puspita dan rekannya Irma Yuliani yang juga mahasiswa KU-UMY sedang melakukan penelitian tentang khasiat VCO untuk luka bakar. Luka bakar bisa disebabkan oleh kontak dengan beberapa hal diantaranya api, air panas, listrik, bahan kimia, dan radiasi matahari.

VCO menjadi obat alternatif bagi luka bakar selain Bioplacenton, Silver Sulfadiazine, Bacitracin, dan Mafedine Acetate yang dikembangkan dengan tujuan mencapai kesembuhan yang optimal akibat luka bakar. Kemampuan VCO untuk menyembuhkan luka bakar karena VCO mengandung asam lemak yakni asam laurat dan asam kaprik. “Asam laurat dan Asam Kaprik mampu mengatasi infeksi virus, bakteri, dan protozoa dan mempercepat metanolisme sel di kulit,”tuturnya.

Penggunaan VCO untuk luka bakar digunakan dengan cara topical atau pengolesan di daerah luka. “VCO efektif dan aman digunakan sebagai moisturizer pada kulit seingga dapat menggunakan hidratasi kulit dan mempercepat luka pada kulit,”imbuhnya.

Awalnya penelitian dicoba pada tikus putih betina yang pada umur dan berat tertentu memiliki jaringan dan sel tubuh yang sama dengan manusia. Selain itu, khasiat VCO juga pernah dibuktikan oleh keduanya pada teman mereka yang mengalami luka bakar akibat terkena knalpot motor. “Ada beberapa luka bakar di kulit kakinya. Sebagian kami beri VCO dan sebagian lagi tidak. Ternyata bagian luka yang di olesi VCO cepat sembuh dan lukanya tidak berbekas,”ungkap Irma, rekan Pita.

VCO juga sangat banyak pasaran. Sehingga masyarakat tidak susah untuk menemukannya. “Penggunaannya tidak perlu dicampur apa-apa lagi, cukup VCO yang di beli lalu dioleskan ke bagian kulit yang terkena luka,” tuturnya.

Untuk penelitian lebih lanjut keduanya akan meneliti tingkat kemampuan VCO untuk menyembuhkan luka bakar berdasarkan kemurnian VCO-nya.“Penelitian akan dimulai akhir Februari ini,”tandasnya.