UMY Tradisikan Silaturahim Bersama Orangtua/Wali Mahasiswa Baru

Agustus 19, 2017 oleh : BHP UMY

Tradisi baik Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) untuk menjalin silaturahim dengan orangtua/wali mahasiswa baru (maba) kembali diadakan sebelum maba memulai kuliah pada 4 September mendatang. Ribuan orangtua/wali maba hadir dalam “Silaturahmi Orang Tua/Wali Mahasiswa Baru Tahun Ajaran 2017-2018” di Gedung Sportorium UMY, pada Sabtu (19/8). Mereka adalah wali maba yang diterima melalui jalur PBT, CBT, Prestasi, dan Beasiswa.

Acara silaturahim orangtua/wali maba ini juga dihadiri oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Dr. Ir. Gunawan Budiyanto, M.P, didampingi jajaran pimpinan yang lain. Dalam sambutannya Gunawan mengucapkan selamat pada orangtua/wali mahasiswa baru yang putra-putrinya resmi diterima menjadi mahasiswa UMY. Karena dari 33.857 pendaftar, hanya 5.233 yang lolos menjadi mahasiswa UMY.

Rektor UMY, Gunawan menekankan pentingnya komunikasi yang baik antara orangtua dengan mahasiswa maupun universitas, agar segala informasi yang diterima orangtua adalah informasi yang seimbang dan tidak sepihak. Hal ini untuk mengontrol bagaimana perkembangan mahasiswa baik dari kehadiran, indeks prestasi komulatif dan kewajiban registrasi, semua bisa diakses melalui website UMY.

“Kami dari Pimpinan UMY mengucapkan terimakasih atas kepercayaan orangtua/wali kepada UMY yang telah memilih kampus kami sebagai pilihan untuk menuntut ilmu. Selain itu juga orangtua mahasiswa memiliki peran yang penting terhadap perkembangan mahasiswa. Untuk itu saya mohon bagi orangtua agar terus mengawasi anaknya sebaik mungkin, bila perlu ibu bapak memiliki jadwal kuliah dan nomor kontak dekannya. Sehingga komunikasi akan dapat terus terjalin,” ujar Gunawan.

Hal senada disampaikan Dr. Ir. Sukamta, MT.,IPM., sebagai Wakil Rektor I Bidang Akademik, ia menuturkan, bahwa para wali mahasiswa tidak perlu khawatir dengan kualitas UMY. Karena UMY selalu selaras dengan slogan Unggul dan Islami. “Maka selama proses kuliah mahasiswa akan dididik sesuai dengan nilai-nilai keislaman dan menjadikan mahasiswa berakhlaq mulia. Selain itu kampus kami telah memiliki institusi terakreditasi A dan hal ini menjadi tugas kita bersama untuk sama-sama terus meningkatkan kualitas universitas, baik melalui kegiatan kemahasiswaan, kompetisi, penelitian maupun pekan kreatif mahasiswa. Sehingga mahasiswa dituntut untuk aktif dalam kegiatan kampus maupun luar kampus,” papar Sukamta.

Sukamta menambahkan, dalam perkenalan kampus ada beberapa tahap yang harus dilalui mahasasiswa baru yaitu Masa Ta’aruf (Mataf), seperti mataf universitas, fakultas, jurusan dan Orientasi Studi Dasar Islam (OSDI). “Hal ini dilaksanakan agar mahasiswa lebih mengenal lingkungan kampus serta mendapat pemahaman tentang proses akademis selama berkuliah. Untuk itu mahasiswa juga harus melaksanakan Tri Dharma perguruan tinggi seperti penelitian, pendidikan, dan pengabdian kepada masyarakat. Kemudian juga bagi mahasiswa baru wajib mengikuti bimbingan baca tulis Al-Qur’an selama 2 semester dan hal ini menjadi salah satu syarat untuk ujian akhir,” tandas Sukamta.

Drs. Heroe Poerwadi, MA selaku wali orangtua mahasiswa dari Aryo Dipo Biru Bawono Jurusan Pendidikan Dokter menyampaikan bahwa UMY memiliki fasilitas dan proses pembelajaran yang baik. “Saya menekankan bahwa proses akademik menjadi hal yang penting terutama dalam peningkatan pengajaran dosen. Selain itu juga di UMY tidak hanya belajar secara teori sesuai jurusannya masing-masing, akan tetapi ada proses pembelajaran seperti dasar-dasar keagamaan seperti bimbingan baca tulis Al-Qur’an. Hal yang terpenting juga adalah pihak universitas mengedepankan nilai sosial, keagamaan, dan akademik agar mahasiwa terbentuk dari segi karakter yang baik. Kemudian mahasiswa juga harus aktif dalam organisasi kampus, karena hal ini merupakan proses pembelajaran untuk menjadi pandai serta pendewasaan menjadi pribadi yang mandiri,” imbuh Heroe yang juga merupakan Wakil Walikota Yogyakarta.

Selain Acara silaturahmi orangtua wali, UMY melalui Biro Penerimaan mahasiswa baru juga sekaligus membacakan Surat Keputusan kepada 58 mahasiswa baru yang menerima beasiswa. Adapun program beasiswa yang diterima mahasiswa baru adalah program bidik misi, kader unggulan Muhammadiyah, hafiz Qur’an dan dokter Muhammadiyah. (Sumali)

Sharing is caring!