UMY Siap Mendidik 4000 Mahasiswa Baru

Februari 18, 2013 oleh : BHP UMY

Kesiapan UMY menerima mahasiswa baru dibuktikan sejak awal Desember 2012 dengan dibukanya pendaftaran mahasiswa baru unttuk tahun ajaran 2013/2014. Calon mahasiswa bisa mendaftarkan diri melalui jalur test ataupun jalur tanpa test. Tim seleksi penerimaan mahasiswa baru tersebut akan melakukan penyaringan terhadap ribuan pelamar dan siap menerima 4000 peserta didik yang baru.

Proses seleksi penerimaan mahasiswa baru (penmaru) UMY melalui jalur test bisa ditempuh dengan 2 cara yakni Computer Based Test (CBT) dan Paper Based Test (PBT). Untuk CBT, calon mahasiswa akan mendapatkan one day service karena mereka akan tahu hasil pengumuman hari itu juga. Calon mahasiswa cukup datang ke kampus kemudian mengisi formulir dengan membawa pas foto, menunjukan kartu pelajar atau fotokopi raport atau fotokopi ijazah bagi yang lulus. Setelah mendaftar maka calon mahasiswa diberikan soal Tes Potensi Akademik (TPA) yang terbagi menjadi 3 kelompok soal, yakni verbal, numerik dan logika dengan waktu 20 menit perkelompok soal. Setelah selesai mengerjakan maka tak lama kemudian hasil seleksi dapat langsung diketahui. Jalur test ini dilaksanakan sejak 3 Desember 2012 hingga 26 Agustus 2013. Sedangkan jalur test Paper Based Test (PBT) baru akan dilaksanakan 1 April – 12 Juli 2013 secara berkala sebanyak 3 gelombang.

Untuk mengapresiasi siswa berprestasi, UMY juga membuka proses penmaru tanpa jalur test yakni melalui Penerimaan Berdasarkan Minat dan Kemampuan (PMDK), Penerimaan Siswa Berprestasi (BPS) Penerimaan Bibit Unggul Persyarikatan (PBUP), dan Penerimaan Berdasarkan Nilai UAN (PBUAN). Penerimaan mahasiswa baru tanpa jalur test di tahap I telah dilaksanakan 3 Desember 2012 – 2 Februari 2013 dan telah diumumkan pada Selasa (12/2) lalu bahwa dari 3741 pendaftar hanya 2015 siswa yang diterima. Sedangkan tahap II akan dilaksanakan pada 4 Februari hingga 16 Maret mendatang.

Sebagai primadona utama PTS di DIY-Jateng, UMY terus mengembangkan dan meningkatkan pelayanan akademik bagi generasi Indonesia. Sehingga untuk memberikan pelayanan akademik yang optimal maka setelah membuka program studi Farmasi dan Teknik Informasi pada tahun 2010 lalu, maka pada tahun 2012 UMY telah membuka Fakultas Pendidikan Bahasa (Strata 1) dengan program studi Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Bahasa Jepang dan Pendidikan Bahasa Arab. Di tahun yang sama UMY juga membuka Politeknik (Diploma 3) dengan program studi Teknik Elektromedik, Teknik Mesin Otomotif & Manufaktur dan Akutansi Terapan. Bahkan tahun lalu UMY juga membuka Magister Politik dan Hubungan Internaasional yang semakin memperkuat komitmen UMY untuk mendunia. Tak cukup dengan menambah jumlah program studi, demi kesejahteraan mahasiswanya setiap tahun UMY akan konsisten melaksanakan pertukaran pelajar dengan berbagai universitas di luar negeri serta memberikan beasiswa bagi mahasiswa baru dengan total beasiswa sebesar 3,5 milyar rupiah. Kesiapan UMY menerima mahasiswa baru dibuktikan sejak awal Desember 2012 dengan dibukanya pendaftaran mahasiswa baru untuk tahun ajaran 2013/2014. Calon mahasiswa bisa mendaftarkan diri melalui jalur tes ataupun jalur tanpa tes. Tim seleksi penerimaan mahasiswa baru tersebut akan melakukan penyaringan terhadap ribuan pelamar dan siap menerima 4000 peserta didik yang baru.

Proses seleksi penerimaan mahasiswa baru (penmaru) UMY melalui jalur test bisa ditempuh dengan 2 cara yakni Computer Based Test (CBT) dan Paper Based Test (PBT). Untuk CBT, calon mahasiswa akan mendapatkan one day service karena mereka akan tahu hasil pengumuman hari itu juga. Calon mahasiswa cukup datang ke kampus kemudian mengisi formulir dengan membawa pas foto, menunjukan kartu pelajar atau fotokopi raport atau fotokopi ijazah bagi yang lulus. Setelah mendaftar maka calon mahasiswa diberikan soal Tes Potensi Akademik (TPA) yang terbagi menjadi 3 kelompok soal, yakni verbal, numerik dan logika dengan waktu 20 menit perkelompok soal. Setelah selesai mengerjakan maka tak lama kemudian hasil seleksi dapat langsung diketahui. Jalur tes ini dilaksanakan sejak 3 Desember 2012 hingga 26 Agustus 2013. Sedangkan jalur test Paper Based Test (PBT) baru akan dilaksanakan 1 April – 12 Juli 2013 secara berkala sebanyak 3 gelombang.

Untuk mengapresiasi siswa berprestasi, UMY juga membuka proses penmaru tanpa jalur tes yakni melalui Penerimaan Berdasarkan Minat dan Kemampuan (PMDK), Penerimaan Siswa Berprestasi (BPS) Penerimaan Bibit Unggul Persyarikatan (PBUP), dan Penerimaan Berdasarkan Nilai UAN (PBUAN). Penerimaan mahasiswa baru tanpa jalur tes di tahap I telah dilaksanakan 3 Desember 2012 – 2 Februari 2013 dan telah diumumkan pada Selasa (12/2) lalu bahwa dari 3741 pendaftar hanya 2015 siswa yang diterima. Sedangkan tahap II akan dilaksanakan pada 4 Februari hingga 16 Maret mendatang.

Sebagai primadona utama PTS di DIY-Jateng, UMY terus mengembangkan dan meningkatkan pelayanan akademik bagi generasi Indonesia. Sehingga untuk memberikan pelayanan akademik yang optimal maka setelah membuka program studi Farmasi dan Teknik Informasi pada tahun 2010 lalu, maka pada tahun 2012 UMY telah membuka Fakultas Pendidikan Bahasa (Strata 1) dengan program studi Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Bahasa Jepang dan Pendidikan Bahasa Arab. Di tahun yang sama UMY juga membuka Politeknik (Diploma 3) dengan program studi Teknik Elektromedik, Teknik Mesin Otomotif & Manufaktur dan Akutansi Terapan. Bahkan tahun lalu UMY juga membuka Magister Politik dan Hubungan Internasional yang semakin memperkuat komitmen UMY untuk mendunia. Tak cukup dengan menambah jumlah program studi, demi kesejahteraan mahasiswanya setiap tahun UMY akan konsisten melaksanakan pertukaran pelajar dengan berbagai universitas di luar negeri serta memberikan beasiswa bagi mahasiswa baru dengan total beasiswa sebesar 3,5 milyar rupiah.