UMY Semarakkan Ramadhan Melalui Bazar Sembako Murah

Juli 15, 2013 oleh : BHP UMY

Bazar Sembako di lantai dasar KH. Ahmad Dahlan, dalam acara RDK

Semarak bulan Ramadhan dapat dilakukan dengan berbagai cara oleh seluruh umat Islam. Dalam rangka menyemarakkan bulan penuh berkah ini, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) telah menyusun sejumlah rangkaian kegiatan selama Ramadhan dan melalui kepanitiaan Ramadhan Di Kampus (RDK) pada Kamis (11/7) diadakan Bazar Sembako Murah dan Tabligh Akbar “Tingkatkan Kualitas Ibadah di Bulan Ramadhan”.

Dalam sambutan pembuka acara ini, Ketua Takmir Masjid KH Ahmad Dahlan, Dr Imamuddin Yuliadi mengatakan, bahwa dalam bulan Ramadhan Allah SWT melipatgandakan pahala bagi umat Islam, serta melimpahkan rahmat dan ampunan. “Karena itu, selayaknya bagi kita untuk senantiasa mengisi bulan Ramadhan ini dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat, dan perbuatan baik. Hal-hal kecil seperti gosip atau ucapan makian harus ditinggalkan,” ujarnya.

Imamuddin juga menyampaikan tujuan diselenggarakannya acara bazar sembako murah ini adalah sebagai bentuk pengabdian UMY kepada masyarakat sekitar, khususnya yang kurang mampu. “Kegiatan semacam ini juga untuk mendekatkan civitas akademika UMY dengan masyarakat sekitar. Selain itu, para mahasiswa juga bisa belajar bagaimana mengabdikan dirinya pada masyarakat, melalui kegiatan yang mereka adakan ini,” paparnya.

Di sisi lain, Ihsan Hakim, koordinator acara Bazar Sembako Murah, menjelaskan bahwa bazar sembako murah ini bekerjasama dengan 13 masjid di sekitar UMY. Kerjasama tersebut dilakukan dalam bentuk penyaringan 13 keluarga miskin dan kurang mampu yang menetap di sekitar masjid-masjid itu. “Jadi, kami meminta bantuan kepada 13 masjid tersebut untuk mencarikan 13 keluarga miskin dan kurang mampu yang tinggal disekitar masjid. Setelah itu, masing-masing masjid itu memberikan surat undangan pada 13 keluarga yang telah mereka saring. Kemudian mereka melakukan registrasi ulang pada hari ini,” jelasnya.

Ihsan juga menambahkan, sembako murah tersebut akan diberikan pada 500 peserta yang juga terdiri dari masyarakat sekitar dan karyawan UMY seperti cleaning service. “Tiap satu sembako kami berikan pada peserta dengan harga Rp. 20.000. Dalam masing-masing sembako itu terdiri dari 2 kg beras, 1 liter minyak goreng, 1 kg gula pasir, 1 kotak teh celup, dan 2 bungkus mie instan. Dan hasil dari sembako murah ini, dananya akan kami gunakan lagi untuk kegiatan berikutnya, yaitu berbuka puasa dengan 1000 anak yatim dan dhuafa,” imbuhnya.

Sementara itu, Mujiyem warga Ngrukeman, Tamantirto, sebagai salah seorang penerima sembako murah ini mengaku senang dengan adanya kegiatan ini. Karena menurutnya, harga-harga sembako yang dijual di pasar sekarang sudah menanjak naik. “Padahal, saya cuma seorang buruh. Jadi ya sulit kalau mau beli sembako banyak. Tapi kalau di sini, kami bisa dapat sembako yang banyak dengan biaya sedikit,” pungkasnya.