UMY Komitmen Cetak Lulusan yang Cerdas dan Berakhlak Mulia

September 8, 2011 oleh : BHP UMY

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) berkomitmen untuk mencetak lulusan yang tidak hanya pintar, tetapi juga berakhlak yang baik. Banyaknya pemberitaan di media tentang tokoh-tokoh elit masyarakat yang berselisih, seringkali membuat masyarakat merasa malu. Hal itu memotivasi UMY untuk terus memperbaiki sistem pendidikan agar benar-benar dapat mencetak sarjana berkualitas. Sehingga nantinya akan muncul tokoh-tokoh yang pintar dan berakhak mulia.

Hal tersebut disampaikan oleh rektor UMY, Ir. H.M. Dasron Hamid, M.Sc, dalam sambutannya di acara silaturahmi orang tua/wali mahasiswa baru (Maba) pada Kamis (8/9) di Sportorium UMY. Acara tersebut dihadiri oleh sekitar 2000 orang tua dan wali mahasiswa baru UMY.

Di kesempatan ini Dasron memperkenalkan semua prodi yang ada di UMY, kesemuanya berjumlah 26 Program Studi, termasuk pasca sarjana. “Dengan adanya silaturahmi ini, kedepannya kami mengharapkan agar orang tua/wali mahasiswa baru dapat ikut serta mendukung UMY dan terus memotivasi anak-anak mereka agar dapat berprestasi,” ujar Dasron.

Sementara itu di Wakil Rektor III, Sri Atmaja Putra R., ST., MSc.Eng., PhD menuturkan tahun ajaran baru 2011 ini UMY menerima sekitar 3000 mahasiswa baru yang tersebar di tujuh fakultas. “Sebagai bentuk komitmen untuk menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, UMY mengimplementasikan pola pembinaan dan pengembangan mahasiswa menuju mahasiswa yang berprestasi dan berkarakter,”jelasnya.

Upaya terus Menurut Sri Atmaja, dilakukan dengan proses pembelajaran yang dinamis dengan dukungan staf pengajar yang berkualitas. “Selain itu dengan pola pembinaan yang konsisten dijalankan penuh amanah sejalan dengan visi pendidikan tinggi UMY yaitu mencetak lulusan yang unggul dan Islami. “urainya.

Kenalkan Mahasiswa Baru dengan Kegiatan Positif di Lingkungan Kampus

Di tempat terpisah Kepala Biro Akademik UMY, Drs. Bambang Rahmanto menguraikan bahwa pada kesempatan ini mahasiswa baru akan diberikan kegiatan yang positif dan membangun sehingga mereka akan menjadi semakin nyaman dengan lingkungan kampus dan tertarik untuk ikut serta di dalamnya.

Oleh karena itu pada masa ta’aruf (mataf) para mahasiswa baru UMY akan diberikan berbagai kegiatan yang bersifat edukatif dan mendidik. “Karena pada dasarnya mataf merupakan sebuah proses pengenalan mahasiswa baru terhadap kampus. Sehingga diharapkan dalam pengenalan kampus kegiatan yang diberikan tidak menyulitkan para mahasiswa baru. Mataf tersebut dilaksanakan mulai Jum’at hingga Sabtu (9-10/9).”ungkap Bambang.

Bambang menambahkan bahwa pada dasarnya agenda mataf adalah seputar pengenalan kampus, perkuliahan, pilihan kegiatan, serta fasilitas kampus yang merupakan kebijakan masing-masing prodi. “Hal ini bertujuan agar para mahasiswa baru mendapatkan informasi yang mendukung kelancaran perkuliahannya seperti memahami mekanisme perkuliahan, mendapatkan gambaran setelah kelulusan, dan mengetahui adanya bimbingan karier di kampus.”urainya.

UMY juga mengagendakan kegiatan pengenalan kampus lainnya yaitu Orientasi Studi Dasar Islam (OSDI). “Jika mataf merupakan pengenalan kampus secara keseluruhan. Sedangkan OSDI merupakan kegiatan pembekalan keIslaman bagi para mahasiswa baru hal ini bertujuan agar Maba lebih memahami Islam, mengenal tentang Muhammadiyah, dan pada akhirnya akan memiliki keyakinan terhadap Islam yang benar. Nantinya OSDI akan diselenggarakan selama dua hari. “Hari pertama yaitu Senin (12/9) untuk mahasiswa baru putra. Sedangkan Selasa (13/9) bagi mahasisa baru putri.”paparnya.

Rangkaian acaranya antara lain “Islam Pilihan Hidup” dan “Menjadi Muslim yang Unggul dan Islami” yang diisi dengan ceramah maupun diskusi. Nantinya akan diisi oleh 11 orang pembicara yang terdiri dari tokoh internal UMY dan trainer ESQ dari PP Muhammadiyah.

Pada OSDI kali ini, diagendakan pemutaran Film “Sang Pencerah” di awal acara. “Pemutaran film ini bertujuan untuk memperkenalkan Muhammadiyah, memberi pemahaman kepada mahasiswa baru mengenai perjuangan K.H. Ahmad Dahlan tentang pemurnian Agama Islam.”tuturnya.

Sharing is caring!