UMY Dan Ristekdikti Adakan Workshop Guna Tingkatkan Proposal Penelitian

April 5, 2018 oleh : BHP UMY

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melalui Lembaga Penelitian, Publikasi, dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) bersama dengan Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat Dirjen Penguatan Riset dan Pengembangan Kemenristekdikti mengadakan workshop guna meningkatkan kualitas proposal penelitian bagi program riset terapan. UMY menjadi penyelenggara dari program Ristekdikti tersebut, yang diselenggarakan pada Rabu (4/4) di Hotel Grand Zuri, dan diikuti oleh peneliti dari berbagai universitas yang ada di DIY dan sekitarnya. Para peserta yang mengikuti kegiatan ini diharapkan mampu menghasilkan penelitian yang berstandar internasional.

Ocky Karna Radjasa, Direktur Riset dan Pengabdian Masyarakat sebagai penangung jawab mengatakan proposal yang akan diteliti harus mengalami peningkatan agar bisa bersaing di dunia internasional. Selain itu, setelah penelitian selesai dilakukan, peneliti diwajibkan untuk mengadakan seminar hasil penelitian dan bisa memberikan hasil nyata bagi pendidikan, industri atau lembaga penelitian. “Selain itu, Ristekdikti akan melakukan pendampingan kepada para peneliti yang lolos proses seleksi. Pendampingan akan dibuka pada bulan Juni 2018 dan berakhir pada bulan September 2019,” imbuhnya.

Dr. Ir. Gunawan Budiyanto, MP selaku Rektor UMY sangat berharap kepada para peneliti agar bisa memanfaatkan program ini dengan semaksimal mungkin. “Selain pendampingan yang dilakukan oleh pemerintah, peneliti juga diberi bantuan finansial dari Ristekdikti mulai dari lima puluh juta sampai seratus dua puluh lima juta rupiah. Karena itu, pelatihan ini harus dimanfaatkan semaksimal mungkin,” ujarnya.

Gunawan juga mengatakan, program dan bantuan dari pemerintah bisa menjadi lecutan bagi para akademisi yang hendak melakukan penelitian. “Oleh karena itu kami berharap agar delapan puluh lima peserta yang ikut dalam pelatihan ini, semua proposal penelitian yang diajukan bisa lolos dalam proses seleksi,” imbuhnya.

Pada kesempatan ini, UMY menjadi universitas yang paling banyak mengirimkan delegasinya, yakni sebanyak enam dosen. (ak)