UMY Berangkatkan KKN Mubaligh Hijrah Ke Maluku

Mei 11, 2018 oleh : BHP UMY

Sebagai kampus Unggul dan Islami Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya masyarakat. Melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mubaligh hijrah, UMY menunjukan komitmennya dengan menerjunkan mahasiswanya ke daerah kawasan 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal). KKN mubaligh hijrah tersebut akan dilaksanakan pada bulan ramadhan tahun ini dan diberangkatkan pada Kamis (10/05) dari kampus terpadu UMY.

KKN mubaligh hijrah tersebut di nahkodai oleh sepuluh mahasiswa dari Fakultas Agama Islam yang akan ditempatkan di Kepulauan Maluku yakni Pulau Haruku, Pulau Saparua dan Pulau Seram. Kesepuluh mahasiswa tersebut yakni, Fatih Al Faruq, Saifurrahman, Mu’min Syaifuddin, Daris Kurnia Habibullah, M Ahnaf Lubab, Halili, Kahar, Muh. Taufik, Mufthi Alam, dan Mikail Mega Maulana.

Dr. Mahli Zainuddin Tago, M.Si selaku pembina KKN mubaligh hijrah menyampaikan bahwa KKN ini merupakan pertama kalinya diselenggarakan di daerah 3T. “KKN ini merupakan bentuk kontribusi kami dalam mengimplementasikan tri dharma perguruan tinggi yakni pemberdayaan masyarakat. Terlebih mubaligh hijrah ini akan dilaksanakan selama bulan ramadhan dan menuntut mahasiswa untuk berbaur dengan masyarakat dan mampu mewarnai nilai keislaman yang berada di kawasan Kepulauan Maluku,” ujar Mahli saat diwawancarai Biro Humas dan Protokol UMY pada Rabu (09/05) di Gedung Pascasarajana.

Mahli menambahkan bahwa secara umum KKN mubaligh hijrah ini memparioritaskan program keagamaan seperti kegiatan hafalan Al-Qur’an, Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), dan memberikan ceramah kepada masyarakat. “Saat ini sudah ada klinik apung yang memberikan fasilitas kesehatan dan berdiri sejak dari tahun 2015 di tiga kepulauan tersebut. Kemudian diharapkan mahasiswa KKN bisa membantu dalam melayani masyarakat terutama dalam pelayanan kesehatan seperti pemeriksaan kesehatan, pemberdayaan petani nelayan, bantuan sekolah, dan pengembangan masjid,” imbuhnya.

Lebih lanjut Mahli menuturkan bahwa secara menyeluruh program yang akan mereka laksanakan akan menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat. “Kegiatan ini juga didukung oleh beberapa lembaga yakni baznas, lazismu pusat, majelis pemberdayaan masyarakat dan ada beberapa mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang akan bergabung dalam menyuksekan kegiatan KKN mubaligh hijrah ini. Untuk itu kami berharap dengan adanya kegiatan KKN ini akan menambah nilai pahala bagi UMY khususnya bagi mahasiswa dan masyarakat akan lebih memahami nilai-nilai keislaman,” tutupnya. (Sumali)