Tumbuhkan Minat Baca Mahasiswa, PBI UMY dan UKDW Kerjasama Gelar Kuliah Umum

Oktober 27, 2018 oleh : BHP UMY

Program Pendidikan Bahasa Inggris serta Pendidikan Bahasa Arab Universitas Muhammadiyah Yogyakarta bekerjasama dengan PBI Universitas Kristen Duta Wacana menggelar kuliah umum yang bertemakan tentang menumbuhkan minat baca atau Extensive Reading. Acara ini diselenggarakan di Gd. AR Fachruddin B Lt.5 Kampus Terpadu UMY pada Sabtu (27/10), dan dihadiri oleh Jordyna Austine (Avid Reader/Tourism Studies UGM), dosen PBI UMY dan PBI UKDW, serta mahasiwa PBI UMY angkatan 2018 dan mahasiswa PBI UKDW.

Melatar belakangi dari fakta bahwa predikat literasi di Indonesia masih kurang atau rendah, dosen-dosen PBI dan PBA UMY serta dari PBI UKDW yang tertarik di bidang Extensive Reading memiliki pemikiran yang sama untuk mengadakan acara kuliah umum yang bertujuan untuk menumbuhkan minat baca dari para mahasiswa. Kegiatan ini ada korelasinya dengan mata kuliah yang terdapat di PBI UMY yakni mengenai Basic Reading.

Jordyna Austine, selaku pembicara yang merupakan lulusan jurusan Tourism Universitas Gadjah Mada membagi pengalamannya tentang Extensive Reading. Dyna memiliki pengalaman membaca banyak buku yang tentunya berbahasa Inggris. Ia mengajak para peserta yang hadir untuk menumbuhkan minat dan motivasi baca. “Membaca buku tidak seseram yang dibayangkan. Selain itu, kita harus menentukan apa tujuan kita dalam membaca. Jadi nanti motivasi itu akan muncul. Seperti contohnya kita akan mengerjakan skripsi, jadi kita butuh membaca materi untuk kemudian menuangkannya dalam tulisan skripsi. Niat pertama ‘Needs’ atau ‘You have to..’ menjadi kunci dalam memotivasi diri untuk membaca, seperti yang biasa saya lakukan. Tapi jangan pikir saya sudah suka baca sejak dulu, saya memulainya dengan membaca buku apa yang saya sukai. Ketika makan dan tidur bisa dibilang saya tidak bisa lepas dari buku saya,” tuturnya.
Untuk waktu yang biasa Dyna gunakan dalam membaca buku adalah ketika dalam keadaan santai. Jadi tidak ada tekanan atau gangguan yang bisa mengurangi motivasi kita dalam membaca buku apapun. “Waktu dan tempat yang paling sakral untuk membaca buku menurut saya yang pertama adalah ketika sedang di kamar mandi. Selain itu saya juga biasanya membaca saat sedang makan siang, jadi ketenangan bisa saya dapatkan. Namun jangan menghabiskan seluruh waktu kamu seharian hanya membaca, karena itu bisa juga menjadikan kamu bosan,” saran Dyna.

Dalam pelaksanannya, mahasiswa yang hadir tidak hanya mendengarkan tentang tips apa saja yang dapat menumbuhkan minat baca. Akan tetapi, mereka dikumpulkan untuk saling berbagi pengetahuan atau pengalaman yang mereka dapatkan dalam membaca buku khususnya yang berbahasa Inggris. “Kegiatan Extensive Reading ini berguna untuk mahasiswa agar bisa saling berbagi pengalaman dan motivasi dalam membaca buku dari masing-masing orang. Hal itu juga untuk menularkan giroh atau hasrat membaca dari yang sebelumnya tidak punya menjadi lebih tertarik,” ujar Evi Puspitasari, S.Pd., M.Hum ditemui setelah acara selaku dosen PBI UMY dan salah satu penanggung jawab acara.

Evi juga berharap agar nantinya mahasiswa mulai tergugah kesadarannya dalam membaca setelah adanya kegiatan kuliah umum ini. “Saya mengharapkan mahasiswa tetap membaca meskipun tidak harus disuruh terlebih dahulu, karena kegiatan ini juga bisa membentuk habit mereka. Dengan memberikan tokoh atau role model (Jordyna Austine), kami berharap bisa membuka paradigma mahasiswa yang awalnya berpikir bahwa membaca itu membosankan, membaca itu sesuatu yang tidak keren, ternyata tidak. Membaca adalah kegiatan yang cool, dan bisa menjadi alat untuk meningkatkan skor TOEFL dan sebagainya,” paparnya.

Kegiatan ini merupakan rangkaian acara yang sudah disusun oleh PBI UMY dan PBI UKDW. Setelah ini mahasiswa akan mengikuti KPY (Kelas Pagi Yogyakarta) sebuah komunitas membaca di DIY. (Habibi)