Teknik Elektro Sukses Gelar Robotech#9 2019

Maret 23, 2019 oleh : BHP UMY

Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta kembali menyelenggarakan kegiatan tahunan Electro Fair 2019. Kegiatan tersebut memiliki serangkaian acara dimulai 16 hingga 21 Maret yakni Pengabdian Masyarakat, Seminar Nasional, dan puncaknya Robotech#9. Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan wadah bagi generasi muda yang memiliki potensi serta kemampuan dalam memanfaatkan teknologi. Terlebih di era Industri 4.0 saat ini yang menuntut setiap kalangan untuk ‘melek’ dunia digital dan teknologi.

Pada acara puncak yaitu Robotech#9, Kamis (21/3) Teknik Elektro UMY menggelar lomba robot dengan pesertanya berasal dari SD, SMP, dan SMA/SMK/MA sederajat seluruh Jawa-Bali yang bertempat di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Ada dua jenis kategori lomba; pertama yakni Robot Transporter yang diperuntukkan untuk SD sedangkan yang kedua Robot Sumo untuk SMP dan SMA/SMK/MA.

Pada perlombaan Robot Transporter peserta diberi soal berupa hitung-hitungan di layar, kemudian disediakan bola yang sudah bertuliskan nomor. Kemudian peserta diminta untuk mencari bola bernomor yang sesuai dengan jawaban pertanyaan. Lalu Robot Transporter yang akan memasukkan bola tersebut ke dalam lubang yang disediakan di atas arena. Sementara dalam perlombaan Sumo, robot peserta diadu dan yang paling lama bertahan di atas arena dia yang menjadi pemenangnya.

“Kegiatan ini diharapkan mampu mengembangkan kemampuan peserta untuk menciptakan teknologi robot sederhana serta inovatif untuk menjadi yang terkuat, tercepat dan terbaik dalam kompetisi ini. Dalam kategori Transporter terdiri dari 50 tim, sementara Sumo ada 29 tim dari seluruh Jawa-Bali,” tutur Rikky Alif Sembada sebagai ketua pelaksana Elektro Fair 2019 ditemui di Sportorium UMY.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bantul Drs. Helmi Jamharis M.M yang mewakili Bupati dalam menghadiri acara Robotech ini, mengatakan bangga dengan terselenggaranya acara ini. Pasalnya seiring dengan perkembangan teknologi yang menuntut masyarakat untuk berpikir luas dan terus mengembangkan kreativitas, lomba robot ini bisa menjadi salah satu cara untuk meningkatkan kualitas SDM.

“Di era Industri 4.0 ini fokus kita tidak boleh hanya pada teknologinya saja, melainkan sumber daya manusia yang berkualitas harus kita perhatikan. Seperti di bidang robotik, kita bersama memiliki harapan bahwa kita tidak hanya menjadi konsumen robotik. Tetapi produsen robotik yang mungkin bisa membangkitkan gairah anak-anak di sini untuk memajukan teknologi Indonesia setelah acara perlombaan ini,” tutup Helmi yang membacakan saran langsung dari Bupati di depan peserta lomba. (Hbb)