TBM Alert FKIK UMY Selenggarakan Operasi Katarak Gratis Untuk Masyarakat

Oktober 21, 2013 oleh : BHP UMY

Tim Bantuan Medis (TBM) Alert Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UMY menyelenggarakan operasi katarak gratis bagi masyarakat kurang mampu di Asri Medical Center, Wirobrajan, Senin pagi (21/10). Kegiatan tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati hari pengelihatan sedunia dan milad TBM Alert FKIK UMY yang ke 14 yang jatuh pada 9 September lalu.

Asrian Hendiani selaku ketua panitia acara mengatakan, operasi katarak mata masal dipilih untuk mengurangi jumlah penderita katarak di DIY. Kegiatan tersebut, ungkap Asrian, merupakan bentuk tanggung jawab sosial TBM Alert FKIK UMY untuk berkontribusi dalam bidang kemanusiaan. “Telah dilakukan screening kepada 15 orang penderita katarak kemudian didapat 9 orang penderita katarak dan 2 orang penderita pterigium untuk diberikan operasi gratis,” katanya.

Mahasiswi Kedokteran UMY angkatan 2011 menuturkan, pihaknya memilih operasi katarak karena jumlah penderita penyakit tersebut masih tinggi di Indonesia, khususnya Yogyakarta. Tahun ini, kata Asrian, dunia telah mencanangkan sebagai tahun bebas kebutaan yang sebabkan oleh katarak. “12,5% kebutaan di Indonesia disebabkan oleh katarak. Di DIY banyak sekali manula yang sangat rentan terhadap penyakit tersebut,” jelasnya disela-sela acara.

SONY DSC

Sementara itu Dekan FKIK UMY dr. H. Ardi Pramono, Sp.An., M.Kes mengungkapkan, meski gratis operasi katarak yang diselenggarakan mahasiswa TBM Alert FKIK UMY ini tetap menjaga kualitas dengan menggunakan metode dan teknolodi yang canggih di eye center AMC. Karena menurutnya selama ini banyak operasi katarak gratis mengutamakan kuantitas dan cenderung menomerduakan kualitas. “Kegiatan ini tidak mengejar kuantitas tapi kualitas, berbeda dengan tempat lain. Operasi katarak ini menggunakan metode VACOyang canggih memungkinkan pasien tidak perlu di jahit dan akan ditangani oleh dokter ahli mata karena ini membawa nama baik UMY,” terangnya.

Ia berharap kegiatan TBM semacam ini dapat terus diselenggarakan setiap tahunnya untuk melatih mahasiswa FKIK terutama di Program Studi Kedokteran Umum UMY agar berguna di masyarakat. “Kegiatan semacam ini dapat melatih mahasiswa menjadi aktivis sosial yang berguna bagi masyarakat dan tidak hanya belajar di kelas. Semoga dapat membawa kebaikan bagi bapak dan ibu (pasien),” katanya.

Di tempat yang sama Ketua TBM Alert FKIK UMY Jihan Febrianto mengatakan kegiatan ini sengaja diselenggarakan karena  merupakan  agenda organisasinya. Jihan mengatakan setelah operasi katarak gratis ini akan disusul oleh operasi bibir sumbing. “Acara lainnya Insya Allah kita akan rilis operasi bibir sumbing di awal semester depan. Besar harapan dengan diselenggarakan acara ini semakin mengningkatkan kemanfaatan organisasi ini kepada masyarakat,” tandasnya. (Lalu)