Tasyakuran DC UMY: Jangan Tinggalkan Kewajiban

Januari 15, 2018 oleh : BHP UMY

Tujuan penting seorang mahasiswa adalah belajar. Tidak terlepas dari kegiatan mahasiswa itu sendiri. Meskipun mahasiswa tersebut memiliki segudang prestasi, namun kembali lagi pada apa yang menjadi tujuan awal. Hal tersebut disampaikan wakil rektor bidang kemahasiswaan, Dr. Ir. Sukamta, MT., IPM. dalam acara tasyakuran Drum Corps Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (DC UMY) pada hari Jumat (01/12) di lobby rektorat UMY.

Seperti diketahui sebelumnya, DC UMY telah menjadi Juara Kedua World Class kategori marching show pada kompetisi Thailand World Music Championship (TWMC) 2017. Kompetisi bergengsi ini juga menjadi sorotan banyak pihak.

“Utamakan isi, namun rawat baik-baik bungkusnya. Jangan lupa bahwa kewajiban utama menjadi seorang mahasiswa terletak pada kewajiban akademiknya. Jadi kalau kemarin sudah menang di ajang marching band, sekarang jadi juara di akademik,” ungkap Sukamta.

Senada dengan wakil rektor bidang kemahasiswaan, sambutan wakil rektor bidang Kemahasiswaan, Alumni dan AIK (Al-Islam dan Kemuhammadiyahan), Hilman Latief, PhD juga menyebutkan bahwa keberhasilan dari teman-teman DC UMY bukan langkah akhir, malainkan menjadi sebuah langkah awal untuk meraih penghargaan lainnya. Hilman juga sedikit menyinggung mengenai alat yang dimiliki oleh UKM tersebut agar terus dijaga dan dirawat.

“Keberhasilan dari teman-teman DC maupun UKM lainnya, tidak lepas dari berbagai elemen yang mendukung. Seperti alat yang ada. Nah ini tugas teman-teman untuk merawat, memperbaharui alat yang rusak. Jika ada alat yang kurang, ataupun rusak segera dilaporkan dan ditindaklanjuti,” tambah Hilman.

Pada kesempatan yang sama, Drs. Sukiman, M.A, selaku Sekretaris Badan Pembina Harian (BPH) UMY juga mengungkapkan kepada seluruh anggota DC UMY untuk terus pertahankan prestasinya dan terus meraih prestasi tanpa meninggalkan kewajiban akademis. “Berprestasilah dimanapun, namun jangan lupa bahwa kalian juga harus berprestasi di bidang akademik,” ujarnya. (darel)