SEBI UMY: Perencanaan Matang Sukseskan Bisnis

Januari 10, 2019 oleh : BHP UMY

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) memiliki komitmen untuk membantu mengembangkan minat dan bakat mahasiswa untuk membentuk pribadi yang berkompeten. Salah satunya adalah pembinaan minat dan bakat untuk menjalankan serta membangun bisnis yang dilakukan oleh Student Entrepreneur and Business Incubator (SEBI) UMY. Untuk memfasilitasi minat mahasiswa dalam hal tersebut, SEBI UMY mengadakan lokakarya untuk membuat perencanaan bisnis yang diselenggarakan pada hari Sabtu (5/1) di gedung KH Ibrahim lantai 5 Kampus terpadu UMY.

Muhammad Faris Alfadhats,Ph.D., selaku kepala LPKA (Lembaga Pengembangan Kemahasiswaan dan Alumni) UMY menyampaikan bahwa bisnis merupakan sebuah aktivitas yang sudah dilakukan sejak lama dan menjadi salah satu tonggak pembangunan peradaban. “Kita bisa tarik jauh ke belakang apabila hendak melihat awal mula bisnis dimana aktivitas tersebut sudah banyak membentuk berdirinya sebuah peradaban. Bahkan salah satu bentuk bisnis yaitu berdagang sudah dijalankan sebagai pekerjaan dan dicontohkan sendiri tata caranya oleh Rasulullah shalallahu alayhi wa salam. Saat ini bentuk dari bisnis tersebut dapat kita temukan di berbagai aspek, mulai dari yang paling makro sekelas yang dijalankan oleh negara hingga yang mikro sekalipun secara personal,” ujarnya saat memberikan pembukaan untuk lokakarya tersebut.

Dalam konteks modern, bisnis merupakan aktivitas yang sangat lumrah, hanya saja ada beberapa kultur yang berubah. “Kultur berbisnis saat ini sangat berkembang jauh mulai dari aspek pelaksanaan hingga cara kita menyikapi. Misal kita tarik waktu 20 tahun lalu, konsep sukses dalam bisnis yang lumrah saat itu adalah harus melewati proses yang melibatkan banyak kegagalan dahulu. Saat ini hal tersebut sudah sangat tidak relevan, terlebih dengan kemajuan teknologi informasi dimana kita bisa mengakses banyak pelajaran dari kegagalan masa lalu dan mencari metode dengan tingkat kesuksesan yang lebih besar. Salah satunya dengan melakukan perencanaan pelaksanaan bisnis yang matang,” ungkap Faris.

Sri Handari Wahyuningsih, M.Si., Dosen UMY yang menjadi narasumber dalam acara tersebut menyampaikan bahwa langkah awal dalam membentuk perencanaan yang baik adalah dengan menemukan ide bisnis yang matang. “Ide bisnis yang paling besar kesempatan suksesnya adalah pada hal yang anda sukai, misal dengan merubah hobi anda menjadi bisnis. Lalu bagaimana misal hobi anda ternyata sudah banyak diubah menjadi bisnis? Coba lakukan inovasi supaya ide anda menjadi unik dan memiliki khas tersendiri, lakukan survey pasar misalnya untuk mencari tahu seberapa banyak bisnis yang mirip dengan ide anda dan apa yang bisa dilakukan untuk berinovasi. Bila sudah menemukan bentuk yang matang, lanjutkan dengan menentukan pasar yang akan dituju misal apakah anda akan menargetkan anak muda atau yang lainnya,” papar Sri.

“Jangan lupa untuk selalu melakukan evaluasi, ini bisa dilaksanakan dengan analisa SWOT (strenght, weakness, opprtunity, threat). Hasil evaluasi tersebut nantinya yang akan digunakan untuk menilai bisnis anda, mulai dari perbaikan, inovasi yang perlu di kembangkan, hingga strategi pemasaran dan eksekusi kedepannya,” lanjut Sri.

Pada acara tersebut juga dilaksanakan pembukaan Kompetisi Business Plan 2019 yang di selenggarakan oleh Sebi UMY. “Dalam kompetisi kali ini, rencana bisnis yang lolos akan mendapatkan pembiayaan hingga total ratusan juta. Selain akan dikompetisikan secara internal, rencana bisnis yang lolos juga akan dikompetisikan dalam KBMI (Kompetisi Bisnis Mahasiswa Indonesia) yang diselenggarakan oleh Kemeristekdikti dan juga diikutsertakan dalam Ekspo Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia,” ujar Taufik Akhbar, SE., MBA. selaku kepala SEBI.

Taufik menyampaikan dalam kompetisi kali ini ada beberapa ketentuan yang harus diikuti oleh peserta. “Format penyelenggaraan untuk tahun ini adalah secara berkelompok, karenanya ide bisnis harus benar-benar matang dan seluruh anggotanya harus memiliki komitmen yang sungguh-sungguh untuk menjalankannya. Kemudian untuk format penulisan business plan sendiri terdiri dari beberapa bagian yang berurutan berupa; Executive Summary yang berisi gambaran jelas mengenai ide bisnis anda; Latar Belakang yang berisikan alasan pemilihan bisnis tersebut berdasarkan hasil riset terhadap pasar; Deskripsi Produk; dan Aspek Manajemen yang berisikan manajemen pasar, operasi, SDM dan Keuangan,” jelasnya.

Kompetisi tersebut ditujukan untuk seluruh mahasiswa UMY dan pengumpulan proposal rencana bisnis dapat dilakukan mulai tanggal 11 Februari hingga 16 Februari 2019 ke kantor SEBI di Gedung AR Fachrudin B lantai 3. (raditia)