RSGM UMY Kembali Adakan Pemeriksaan Gigi dan Mulut Gratis

November 12, 2019 oleh : BHP UMY

PT Unilever Indonesia berkolaborasi dengan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) dan Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi Indonesia (AFDOKGI) menyelenggarakan acara rutin tahunan, Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) yang ke-10 di tahun 2019. Pada BKGN kali ini Rumah Sakit Gigi dan Mulut Universitas Muhammadiyah Yogyakarta kembali dipercaya menjadi tempat dilangsungkannya pemeriksaan gigi dan mulut secara gratis.

Pada pelaksanannya RSGM dan Program Profesi Dokter Gigi UMY yang didukung juga oleh Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, memberikan pelayanan gratis pemeriksaan gigi dan mulut kepada anak-anak serta masyarakat umum. Tujuan adanya BKGN ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan gigi dan rongga mulut, selain itu juga untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat yang lebih baik melalui kampanye Senyum Indonesia Sehat.

Acara yang diberi tema ‘Pahlawan Senyum’ dilangsungkan pada tanggal 11-13 November 2019 bertempat di RSGM UMY Asri Medical Center. Kegiatan ini diharapkan mampu melayani 1200 pasien. “Adapun perawatan yang diberikan berupa penambalan gigi sederhana, pencabutan gigi tanpa penyulit, pembersihan karang gigi, optikasi fluoride atau fissure sealant,“ ujar Ketua BKGN 2019 drg. Regia Aristiyanto, MMR, Sp.KG dalam press conference.

Sementara itu ada perbedaan dengan pelaksanaan BKGN tahun ini dengan tahun lalu yaitu tahun ini ada bakti sosial gratis di luar RSGM UMY tepatnya di klinik Pratama Muhammadiyah Berbah, Kabupaten Sleman dengan mencanangkan target 100 pasien. “Kemudian juga ada pelayanan yang diberikan kepada anak berkebutuhan khusus, pasien TK, SD jejaring UMY, semuanya diberikan secara gratis sebagai sesuatu yang berbeda dari kegiatan BKGN tahun ini dengan tahun lalu,” imbuhnya.

Kesadaran terhadap kesehatan gigi dan mulut sejak dini, Program Profesi Dokter Gigi UMY berinovasi memberikan penyuluhan serta edukasi dalam bentuk seminar kepada guru TK dan SD se-DIY ‘Peran Guru Sebagai Contoh pada Golden Period Anak dalam Menjaga Kebersihan dan Kesehatan Gigi dan Mulut. “Dengan begitu kami berharap guru yang sudah diberikan edukasi bisa menjadi ujung tombak dalam mendidik anak generasi bangsa. Inovasi yang kami berikan diharapkan dapat membantu meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut terutama masyarakat DIY,” tutup Regia.

Sejak 2010, target pasien yang memang diharapkan bisa dilayani pemeriksaan gigi dan mulut secara gratis oleh BKGN adalah 1200-1300, dengan rinciannya 250-300 untuk siswa TK dan SD, serta 800 pasien untuk masyarakat umum. (Hbb)