Royal Thai Embasssy Kunjungi Mahasiswa Thailand di UMY

September 29, 2017 oleh : BHP UMY

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) memiliki visi dan misi untuk menjadi perguruan terkemuka dalam bidang pendidikan di Asia. Hal ini mendorong UMY untuk melakukan berbagai program yang dapat mewujudkan cita-cita tersebut, salah satunya adalah dengan melakukan internasionalisasi institusi. Program pertukaran pelajar untuk mahasiswa asing merupakan bagian dari usaha internasionalisasi tersebut dan hal tersebut ternyata dapat menarik minat mahasiswa asing dari berbagai perguruan tinggi yang menjadi partner UMY.

Pada hari Kamis (29/9) Royal Embassy of Thailand Berkesempatan untuk mengunjungi Kampus Terpadu UMY untuk berdiskusi. Kedatangan tersebut disambut oleh UMY di Gedung Kasman Singodimedjo, Pascasarjana UMY. Dr. Ir Gunawan Budiyanto, M.P menyebutkan ini merupakan sebuah kehormatan tersendiri bagi UMY untuk dapat menerima kunjungan tersebut. “Pertama kami ingin berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada kami untuk memberikan pendidikan kepada mahasiswa yang berasal dari Thailand. Program pertukaran yang UMY adakan memang bertujuan untuk memberikan pengalaman baru bagi mahasiswa asing yang ingin mendapatkan pengalaman lebih. Karena selain pendidikan formal, kami juga memberikan berbagai kegiatan yang akan memberikan exposure yang berbeda kepada mahasiswa asing seperti budaya dan juga eksperimen sosial. Dalam Waktu dekat UMY juga akan mengirimkan sejumlah mahasiswa untuk menempuh studi ke beberapa universitas terkemuka di Thailand,” ujar Rektor UMY ketika memberikan sambutan pembuka dari diskusi tersebut.

Vichit Chitvimarn, Duta Besar Thailand menyebutkan bahwa kunjungan yang dilakukan ini bertujuan untuk membahas beberapa hal yang berkaitan dengan manajemen mahasiswa asing. “Sepanjang tahun 2016 hingga 2017, kami melihat ada penambahan jumlah dari banyaknya mahasiswa Thailand yang belajar di Indonesia. Ada kenaikan sebesar 40 persen yang terjadi jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Kunjungan ini juga sebagai kesempatan bagi kami untuk mempromosikan institusi pendidikan yang kami miliki di Thailand. Selain itu kami juga ingin mengetahui kehidupan mahasiswa kami yang berkuliah di UMY. Karena kami mendapati ada banyak mahasiswa Thailand yang belajar di UMY. Kami ingin mengetahui bagaimana mahasiswa kami menjalankan aktivitasnya di sini, ” ungkap Vichit.

UMY pun seringkali mengirimkan sejumlah mahasiswanya ke berbagai universitas di Thailand yang menjadi partner UMY, hal tersebut sebagaimana dijelaskan oleh Assoc. Prof. Dr. Eko Priyo Purnomo selaku Kepala Biro Kerjasama (BKS) UMY. “Setiap tahun ada pertambahan mahasiswa asing yang masuk ke UMY melalui exchange program. UMY pun juga memanfaatkan program ini, namun kami ingin memberikan masukan agar UMY bisa mendapatkan kuota yang lebih banyak terkait jumlah mahasiswa UMY yang mengikuti program pertukaran pelajar ini. Mengingat tingginya peminat dari kalangan mahasiswa lintas jurusan untuk program pertukaran pelajar,” ujar Eko.

“Kami juga ingin memberi masukan kepada pihak Embasssy terkait kegiatan mahasiswa kami di sana. Masih ada beberapa masalah yang seringkali dihadapi oleh mahasiswa UMY yang mengikuti program pertukaran pelajaran ini. Seperti masalah akomodasi, dan hambatan bahasa juga masalah visa. Seringkali mahasiswa kami mengalami kesulitan ketika akan mengajukan permohonan visa pelajar ke Thailand. Karenanya dalam kesempatan ini kami mencoba untuk mendiskusikan hal-hal yang dapat mempermudah urusan-urusan ini. Seperti kerjasama beasiswa, pelatihan bahasa di universitas setempat dan juga kemudahan untuk aplikasi visa. Saya berharap kerjasama antara UMY dan Thailand dapat terus berlanjut dan memberikan kontribusi yang berarti bagi setiap pihak,” jelas Eko.

Pada kesempatan ini hadir pula beberapa mahasiswa Thailand yang sedang menjalani studi di UMY untuk memberikan testimoni. Beberapa komentar yang diberikan terkesan baik dan membangun, mereka menyampaikan bahwa UMY merupakan kampus yang nyaman dan mereka mendapatkan berbagai fasilitas yang memudahkan mereka. Seperti tempat tinggal gratis berupa asrama yang sudah memiliki fasilitas-fasilitas yang mendukung kegiatan mereka dalam belajar. (raditia)

Sharing is caring!