Pusat Studi ASEAN UMY Bahas Pemberantasan Kejahatan Transnasional di Asia Tenggara

November 9, 2018 oleh : BHP UMY

Pusat Studi ASEAN Universitas Muhammadiyah Yogyakarta menggelar Dialog ASEAN yang membahas tentang pemberantasan kejahatan transnasional di Asia Tenggara. Kegiatan ini dilangsungkan di Ruang Amphiteater E6 Lt. 5 Gedung E6 K.H. Ibrahim Kampus Terpadu UMY, Kamis (8/11). Dihadiri pula oleh 200 peserta yang merupakan mahasiswa dari beragam fakultas di UMY, seperti Fakultas Hukum, FISIPOL, dan FKIK.

Adapun narasumber yang mengisi pada acara ini diantaranya Naafi ‘Arman S.T., M.H selaku Staf Teknis Kepolisian RI di Tawao, Malaysia, serta Yordan Gunawan, S.H,. M.B.A., M.H. yang merupakan Kepala Divisi Penelitian Pusat Studi ASEAN dan Dosen Hukum Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Naafi menyampaikan materinya tentang kejahatan transnasional di kawasan Asia Tenggara sudah menjadi masalah yang dihadapi ASEAN dewasa ini. Maka dari itu ASEAN sebagai forum regional memiliki mekanisme yang diimplementasikan untuk memberantas kejahatan transnasional tersebut. “ASEAN sebagai forum regional memiliki mekanisme untuk memberantas kejahatan transnasional seperti ASEAN Ministerial Meeting on Transnational Crime (AMMTC) dan Senior Officials Meeting on Transnational Crime (SOMTC), serta ASEANAPOL sebagai persatuan kepolisian negara anggota ASEAN,” kata Naafi.

Selain itu Yordan juga menyampaikan ASEAN perlu menguatkan komitmennya terhadap isu yang terjadi. “ASEAN perlu lebih menguatkan komitmennya dalam melindungi pemenuhan HAM di kawasan dengan membentuk ASEAN Court on Human Rights yang saat ini urgensinya tengah dibahas oleh pakar HAM di ASEAN,” sambung Yordan.

Pusat Studi ASEAN UMY baru saja terbentuk tapi sudah menunjukkan kiprahnya sebagai pusat studi yang aktif dalam menjalankan program-program produktif. Seperti yang disampaikan Dr. Ir. Gatot Supangkat M.P. selaku Kepala LP3M UMY yang membuka acara. “Pusat Studi ASEAN memang baru saja terbentuk tapi sudah menunjukkan kiprahnya dengan menjalankan program-program produktif. Saya berharap PSA UMY ini bisa terus menjalankan komitmennya,” papar kepala LP3M itu dalam sambutannya.

Selain itu ada Ali Muhammad, Ph.D. yang merupakan Ketua Pusat Studi ASEAN UMY turut memberikan sambutannya. Dia merasa bahwa kegiatan diskusi ini sudah menjadi cita-cita yang dirancang oleh PSA UMY. “Kegiatan ini sesuai dengan visi dan misi PSA UMY untuk menyelenggarakan seminar, publikasi dan penelitian,” pungkas Ali. (Habibi)