Prodi Ilmu Komunikasi UMY Ajak Mahasiswa Gunakan Media Digital Dengan Bijak

Juli 22, 2019 oleh : BHP UMY

Seiring berkembangnya era digital, permasalahan dan isu yang muncul di kalangan masyarakat pun kian beragam. Salah satunya seperti banyaknya kasus hoax atau hatespeech melalui penggunaan gawai (handphone). Melihat fenomena yang terjadi tersebut, Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta bekerjasama dengan Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) AR. Fakhruddin kota Yogyakarta, melakukan workshop literasi digital yang bertemakan “Cerdas dan Bijak Bermedia Di Era Digital”. Acara tersebut dilaksanakan pada Jum’at (19/7) di Ruang Multimedia Ilmu Komunikasi Gedung Ki Bagus hadikusumo UMY.

Workshop literasi digital ini menghadirkan tiga pembicara yaitu Taufiqurrahman, S.IP., MA., Ph.D, Ayu Amalia, S.Sos., M.Si dan Nur Sofyan, S.I.Kom., M.I.Kom. Ketiga pembicara tersebut merupakan dosen Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Acara ini dihadiri oleh anggota IMM yang ada di UMY dan Universitas Aisyiyah (UNISA) .

Dalam sambutan pembukanya, Aswad Ishak, S.IP., M.Si selaku wakil dekan bidang kemahasiswaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) UMY mengatakan bahwa workshop tersebut merupakan bagian dari kegiatan pengabdian masyarakat prodi IK UMY. Melalui workshop tersebut diharapkan pula agar para generasi muda khususnya mahasiswa, dapat memanfaatkan media digital sebijak mungkin. Agar dapat memberikan kebaikan dan kontribusi untuk kemajuan bangsa.

“Kami berharap, agar kalian selaku generasi muda Muhammadiyah, dapat mengoptimalkan dengan baik keberadaan media digital ini. Memanfaatkan media untuk membangun dan membantu Muhammadiyah agar bisa lebih memberikan kontribusi dan manfaat yang baik bagi bangsa Indonesia,” ujar Aswad.

Hal senada juga disampaikan Taufiqurrahman. Menurutnya literasi menjadi penting untuk dilakukan, agar masyarakat tidak gagap dalam menjalani era digital saat ini. “Apalagi beberapa kegiatan aktivitas sosial saat ini juga dapat dilakukan melalui media digital, seperti yang belakangan ini sering kita temui yakni penggalangan dana atau petisi online. Hal itu tentunya sangat berdampak positif bagi masyarakat. Maka itu sangat penting bagi kita untuk menyampaikan literasi media digital ini kepada masyarakat, karena ada banyak sisi positif media digital yang dapat kita eksplorasi dan dimanfaatkan untuk kebaikan bersama,” jelasnya. (sofia)