Perwakilan Universitas Inggris Kunjungi AMC

Juni 4, 2014 oleh : BHP UMY

Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK UMY) menerima kunjungan perwakilan enam universitas Inggris di Asri Meduical Center (AMC), Selasa (3/5) malam. Direktur Medis AMC dr. Supriyatiningsih, Sp.OG, M.Kes mengungkapkan, kunjungan itu bertujuan sebagai inisiasi awal terbukanya peluang kerjasama antara FKIK UMY dengan beberapa universitas tersebut ke depannya.

Supriyatiningsih mengatakan, para perwakilan universitas itu meninjau fasilitas yang dimiliki AMC sebagai salah satu fasilitas pelayanan dan pendidikan milik UMY. Ia menilai kunjungan tersebut merupakan kesempatan peluang yang sangat baik, karena FKIK UMY dan AMC memang ingin membuka kierjasama seluas-luasnya dengan pihak dalam maupun luar negeri. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan AMC.

“Ini tentunya peluang yang sangat baik, karena UMY dan AMC ingin membuka peluan kerjasama yang selebar lebarnya dengan pihak dalam dan luar negeri untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan pasien,” katanya di sela-sela mkenerima kunjungan tersebut.

Pengajar FKIK UMY itu berharap setelah adanya kunjungan tersebut dapat terjalin komunikasi yang intens antara FKIK UMY dengan pihak-pihak yang hadir dalam kesempatan itu. Dokter yang biasa dipanggil dokter Upi itu menyebutkan, pihaknya paling menyasar kerjasama dengan Cardif University yang mengirimkan perwakilannya pada kunjungan itu, karena memiliki Valiatif care dan penanganan pasien pasca operasi kanker yang sangat baik.

Menurutnya hal tersebut memiliki peluang kerjasama yang besar karena sejalan dengan keinginan FKIK UMY untuk membangun cancer center. Walaupun telah menggandeng Jerman dalam membangun cancer unit itu, ia berharap dapat membuka kerjasama yang baik.

“Semoga dapat berlanjut, kita akan melakukan komunikasi intens dengan pihak universitas yang datang. Ada yang dari Cardiff University punya valiatif care dan penanganan pasien pasca operasi cancer. Ini sesuai dengan tujuan FKIK UMY yang ingin membuat cancer center,” kata dokter spesialis kandungan itu. (fahmy)