Pemprov Yogyakarta Dukung Penuh Kontes ABU Robocon 2015

Agustus 19, 2015 oleh : BHP UMY

IMG_8275

Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta akan mendukung secara penuh penyelenggaraan kontes Robot tingkat internasional ABU Robocon 2015, yang akan diselenggarakan di Sportorium Kampus Terpadu Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) pada Minggu, 23 Agustus 2015 mendatang. Hal tersebut sebagaimana diungkapkan oleh Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Paku Alam IX, saat menerima kunjungan audiensi dari TVRI dan UMY, di Kepatihan, Rabu (19/8).

Menurut KGPAA Paku Alam IX, ia selaku perwakilan dari pemerintah Yogyakarta juga merasa sangat senang dan mengungkapkan terima kasih, karena kontes robot ABU Robocon 2015 tersebut diselenggarakan di Yogyakarta. Hal ini menurutnya tentunya juga akan menjadi nilai tambah bagi pariwisata Yogyakarta. “Apapun yang terjadi, ini juga berhubungan dengan pariwisata di Yogyakarta. Agar orang-orang atau turis-turis yang datang ke sini itu tidak hanya mengenal tentang Prambanan atau Borobudur saja. Karena itu, kegiatan ini juga bisa membantu promosi pariwisata di Yogyakarta. Karena untuk promosi Yogyakarta saat ini adalah siapa yang mau belanja murah, yang mau tidur nyenyak, datang saja ke Yogyakarta,” jelasnya.

Selain itu, Paku Alam IX juga mengapresiasi kesuksesan penyelenggaraan Kontes Robot Indonesia (KRI) tingkat nasional, yang berlangsung pada bulan Juni lalu di UMY. “Kami sangat mendukung dan senang sekali, apalagi melihat pengalaman KRI kemarin yang sukses di UMY. Namun, bagaimana pun juga, karena ini pesertanya rata-rata dari luar negeri, jadi juga tetap perlu meminta dukungan dari segi keamanannya. Apalagi sekarang Yogyakarta ini sudah semakin ramai. Jadi sangat dibutuhkan dukungan dari segi pengamanannya,” himbaunya.

Sementara itu, Direktur Program dan Berita TVRI, Markus R.A. Prasetyo mengatakan, bahwa kontes ABU Robocon 2015 yang merupakan kerjasama dengan Kemenristek Dikti RI dan UMY ini memang sengaja memilih Yogyakarta sebagai tuan rumah. Selain karena Yogyakarta yang memang terkenal sebagai kota pelajar, Yogyakarta juga dikenal dengan pariwisatanya. “Karena itu kami memilih untuk menyelenggarakan kontes ini di Yogyakarta. Sementara pertimbangan memilih UMY yang juga sebagai tuan rumahnya, karena UMY memiliki fasilitas yang lengkap dan sangat menunjang untuk penyelenggaraan ABU Robocon ‘Robominton’ 2015 ini. Apalagi UMY kemarin juga telah sukses menyelenggarakan KRI tingkat nasional,” ungkapnya.

Markus juga mengatakan, rangkaian kegiatan dari kontes ABU Robocon ini sebenarnya dimulai dari tanggal 22 hingga 24 Agustus. Barulah pada tanggal 23 Agustus, 19 tim dari 18 negara yang mengikuti kontes ini akan mulai bertanding. “Pada acara opening ceremony tanggal 23 Agustus nanti, kami rencananya juga akan mengundang Menteri Komunikasi dan Informatika dan legenda bulu tangkis Indonesia, Susi Susanti. Selain itu, pada opening ceremony ini juga akan ditampilkan berbagai kesenian dari Yogyakarta, dari mulai yang modern hingga kesenian tradisional,” paparnya.

Di sisi lain, Wakil Rektor III UMY, Sri Atmaja P. Rosyidi, ST., MSc.Eng., Ph.D., PE yang juga ikut serta dalam audiensi tersebut menyampaikan, bahwa UMY telah menyiapkan berbagai hal untuk membantu menyukseskan kontes robot internasional ini. Termasuk diantaranya telah menyediakan ikon yang akan ditampilkan untuk mendukung kontes tersebut. Ikon tersebut, merupakan ikon yang berbau adat Yogyakarta dan biasa digunakan UMY dalam even-even nasional untuk mengenalkan tentang Yogyakarta. “Ikon yang akan kami gunakan adalah pasukan Wirobrojo (Lombok Abang), yang digambarkan sebagai robot yang sedang bermain badminton. Kami sengaja menggunakan ikon ini agar ada nuansa kearifan lokal Yogyakarta yang bisa kami tawarkan kepada para peserta,” imbuhnya.

Dalam audiensi ini, humas Pemprov Yogyakarta juga berencana akan ikut membantu mempublikasikan kontes robot ABU Robocon ini pada warga Yogyakarta. Karena masyarakat Yogyakarta tentunya juga ingin melihat kontes robot internasional, yang pertama kalinya diadakan di Yogyakarta dan Indonesia ini. (sakinah)