Pemimpin, Harus Bisa Menjaga Kepentingan Nasional

Desember 7, 2012 oleh : BHP UMY


 Indonesia merupakan Negara yang memiliki Sumber Daya Alam melimpah, namun pada kenyataannya Indonesia masih saja menjadi Negara yang terpuruk dalam pergaulan Internasional.Karena saat ini potensi alam Indonesia masih didominasi oleh pihak asing. Kepentingan nasional pun tidak diindahkan oleh para pemimpin kita. Indonesia membutuhkan pemimpin yang bisa menjaga kepentingan nasional bangsa dan negaranya.

Demikian disampaikan oleh Prof. Dr. Amien Rais dalam Kuliah Umum Program Studi Hubungan InternasionalUniversitas Muhammadiyah Yogyakarta (HI UMY) dengan tema “Urgensi dan Relevansi Studi Hubungan Internasional di Era Global” pada Kamis (06/12) di Ruang Sidang AR. Fachrudin B Kampus Terpadu UMY.

Amien menjelaskan bahwa Kajian HI memiliki arti penting dalam menjaga kepentingan nasional bangsa. “ Dengan mempelajari HI hendaknya nanti ketika kita menjadi pemimpin bangsa bisa menjaga kepentingan nasional bangsa kita, karena terjaganya kepentingan nasional itu berarti akan tercipta masyarakat yang makmur dan sejahtera,” jelasnya.

Selain itu Amin menerangkan bahwa sebagai mahasiswa HI harus benar-benar menjadi mahasiswa HI sebenarnya. “Jangan Jadi mahasiswa HI yang setengah-setengah, jadilah mahasiswa HI yang paham betul tentang HI, sehingga ketika menjadi pemimpin nasional bisa benar-benar mengedepankan kepentingan nasional bangsa Indonesia bukan hanya mengedepankan kepentingan asing disini,” terangnya.

Disamping itu, Amien memaparkan bahwa di era globalisasi seluruh Negara akan menjalankan kepentingan nasional negaranya masing-masing tanpa melihat kepentingan Negara lain. “setiap Negara ingin kepentingannya terpenuhi maka
mereka akan melaksanakannya dengan segala cara. Untuk menghadapi hal tersebut perlu insan yang tangguh dan mempunyai wawasan keilmuan yang luas tentang politik, diplomasi, ekonomi, keamanan, hukum dan lainnya. Maka
inilah yang dibutuhkan untuk menjaga kepentingan nasional bangsa kita nanti,” paparnya.

Senada dengan hal tersebut, Sugeng Riyanto,SIP, M.Si selaku dosen HI mengungkapkan bahwa Kuliah Umum ini untuk mempersiapkan lulusan HI kedepannya. “ Kuliah Umum ini memang diperuntukkan mahasiswa HI yang baru belajar tentang hubungan internasional dan juga memberikan motivasi bagi mahasiswa untuk kedepannya, apa yang akan mereka lakukan untuk Indonesia dimasa depan,” ungkapnya.