Nuansa UMY Selenggarakan Baksos ke Panti Asuhan, Panti Asuhan Butuh Alat Peraga Belajar dan Bermain

Oktober 28, 2013 oleh : BHP UMY

games panti putri giwanganLembaga Pers Mahasiswa Nuansa UMY, menyelenggarakan bakti sosial ke Panti Asuhan Cacat Ganda Sayab Ibu Kalasan, Minggu (27/10). Dalam baksos tersebut, pengurus panti mengemukakan hal yang dibutuhkan oleh anak- anak Panti Asuhan Cacat Ganda Sayab Ibu. Diantaranya permainan yang mendidik seperti gambar, alat peraga angka serta huruf dan lainnya.

Menurut Tanti, salah seorang pengurus panti mengatakan bahwa pantinya membutuhkan alat peraga sebagai sarana belajar dan bermain anak-anak. Karena biasanya, orang yang datang berkunjung atau menyelenggarakan baksos di panti tersebut hanya membawa makanan dan pakaian. Sementara yang membawa alat peraga belajar dan bermain sangat jarang. “Untuk itu kami ucapkan terima kasih pada adik- adik mahasiswa UMY, karena sudah bersedia membawakan mainan dan alat peraga untuk belajar. Anak- anak disini memang butuh mainan yang mendidik seperti itu, kami harap adik mahasiswa berkelanjutan datang ke sini,” ungkapnya.

Sedangkan baksos yang diselenggarakan pada minggu sebelumnya (20/10), LPM Nuansa UMY juga mendapatkan masukan yang sama dari Panti Asuhan Yatim Putri Giwangan. Pengurus panti mengatakan, anak- anak di panti putri tersebut membutuhkan buku bacaan dan alat peraga pendidikan seperti poster dan sebagainya. Selain itu, panti putri Giwangan juga membutuhkan perpustakaan dan alat olahraga. “Kami masih mengusakahan untuk mencarikan fasilitas untuk membuat perpustakaan dan menyediakan alat olahraga. Karena kebutuhan yang kurang di sini ya buku bacaan dan fasilitas olahraga itu,” kata pengurus panti asuhan yatim putri Giwangan tersebut.

Sementara itu, Pimpinan Umum LPM Nuansa UMY Mujib Alwi Zuhdi, mengatakan bahwa dalam baksos tersebut mereka memang sengaja membawa alat peraga pendidikan dan permaianan untuk anak- anak panti asuhan. Selain itu, anggota Nuansa juga mengajak anak- anak dipanti untuk bermain games sambil belajar. “Sedangkan untuk Panti Putri Giwangan yang usia anak asuhan rata- rata 13 tahun, kami lebih memfokuskan untuk memberikan pengajaran mengenai cara membuat majalah dan ilmu jurnalistik. Baksos ini juga merupakan tahap awal kegiatan kami. Untuk berikutnya Nuansa UMY akan melaksanakan baksos secara rutin setiap dua bulan sekali. Karena itu, kami juga nantinya akan mengalang dana untuk membelikan alat belajar, karena dalam baksos bulan oktober yang sudah kami selenggarakan ini memang alat- alat peraga pendidikan tersebut memang sangat kurang,” ungkapnya.

Mujib juga mengatakan, setiap orang yang tertarik untuk membantu panti asuhan tersebut dapat memberikan bantuan berupa buku bacaan untuk remaja dan alat peraga pendidikan. LPM Nuansa UMY juga siap menerima dan menyalurkan bantuan tersebut ke panti asuhan yang membutuhkannya. “Bagi siapa pun yang ingin menyumbang, bisa datang langsung kekantor Nuansa UMY, karena nanti baksos akan kami selenggarakan secara rutin. Kantor Nuansa UMY ada di gedung Student Center UMY lantai 2 nomor 17, atau bisa juga datang langsung ke panti asuhannya,” jelas Mujib. (syah)menggambar panti cacat ganda ibu