Menjadi Perawat Unggul dan Islami, PSIK UMY Adakan Training Motivasi

November 25, 2013 oleh : BHP UMY

psik umy andi arsyilUntuk menambah semangat mahasiswa, Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (PSIK UMY) datangkan Andi Arsyil untuk memberikan training motivasi. Acara tersebut berlangsung di Gedung Sportorium UMY, Minggu (24/11).

Wakil Dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UMY drg, Laelia Anggraini dalam sambutannya menyampaikan, salah satu tujuan diadakannya training motivasi ini adalah untuk menumbuhkan semangat dan berbuat lebih pada mahasiswa. “Sebagai calon perawat yang cakap dalam melaksanakan tugas, perlu kerja lebih, semangat lebih, belajar lebih dan berusaha lebih baik lagi. Untuk mencapai lebih itulah kita butuhkan motivasi yang lebih baik, semoga dengan adanya training ini bisa membantu nantinya,” terang dokter gigi UMY ini.

Dalam training motivasi Andi Arsyil menyampaikan, siapapun dan apapun profesi seseorang, yang perlu dimiliki adalah impian. Karena impian akan menambah semangat seseorang dan mengantarkannya pada apa yang diimpikan. “Waktu sekolah menengah di Makasar dulu, saya bercerita pada teman bahwa saya ingin jadi aktor. Tapi teman saya tidak percaya,” ungkap aktor yang memerankan Furqon di Film Ketika Cinta Bertasbih.

sehubungan dengan itu, teman Andi yang bernama Aswin membenarkan pernyataan tersebut. saat Andi mengatakan punya impian untuk menjadi seorang aktor film, teman- teman SMA nya menyambut dengan tertawa. “kita semua pada nggak yangka kalau Andi menjadi artis beneran,” tutur Aswin saat acara berlangsung.

Andi menerangkan, sebagai seorang perawat yang unggul dan islami, mahasiswa keperawatan harus lebih dalam moral atau sopan santun. Selain itu, harus dapat menguasai berbagai ilmu untuk melayani pasien yang berbeda latar belakang pendidikan nantinya. “Banyak yang mengatakan tidak mampu untuk menguasai ilmu yang bukan latar belakang pendidikannya. Tapi kita harus optimis untuk mencoba, karena pesimis adalah hiasan bagi orang yang gagal,” ungkap dosen Universitas Muhammadiyah Makassar ini.

Andi juga mengingatkan mahasiswa PSIK UMY untuk tidak pernah lupa berbuat baik pada orang tua. karena menurut Andi, berbuat baik dan membanggakan orang tua dapat memudahkan setiap urusan yang dihadapi. selian itu, do’a orang tua sangat membantu dalam menajalani kehidupan. “orang tua sangat erat hubungannya dengan kesuksesan seseorang, saya dari sekolah sampai kuliah terus berusaha untuk membuat orang tua saya bangga dan membantu mereka meringankan ekonomi keluarga. suatu hal yang juga sangat penting dalam kesuksesan kita adalah do’a orang tua,” ungkapya.

Sedangkan ketua panitia Ika Rizky mengungkapkan, terpilihnya Andi Arsyil sebagai trainer karena beliau merupakan seorang akademisi sekaligus seorang aktor. Sehingga harapannya bisa memadukan antara pendidikan dan pengalaman syuting sinetron. Dengan penyelenggaraan training mahasiswa ini mahasiswa PSIK UMY juga bagus dalam hal manajemen waktu tersebut. “Andi Arsyil juga penulis banyak buku motivasi, seorang dosen dan dikenal banyak orang karena perannya sebagai Bang Robby di sinetron Tukang Bubur Naik Haji,” ungkap Ika.

Di acara tersebut juga dilangsungkan pemberian penghargaan bagi mahasiswa PSIK UMY yang berprestasi dalam bidang akademik. Penghargaan diberikan pada setiap angkatan dengan peringkat satu, dua dan tiga. “Untuk lebih memotivasi mahasiswa PSIK UMY, ketua jurusan juga memberikan penghargaan pada mahasiswa yang berprestasi setiap angkatannya, sedangkan untuk program ini Insyallah akan diadakan setiap tahun nantinya,” jelas Ika. (syah)