Komunitas Puisi UMY Sabet Peringkat 3 di Festival Bulan Bahasa 2018 se – DIY & Jateng

Oktober 19, 2018 oleh : BHP UMY

Baru – baru ini mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kembali mengukir prestasi di bidang sastra tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah (DIY – Jateng). Kali ini giliran komunitas puisi Fakultas Agama Islam (FAI) yang bernama Faskho Poetry berhasil menjadi yang terbaik di urutan ketiga pada kategori musikalisasi puisi. Pada kompetisi yang digelar oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta dalam acara Festival Bulan Bahasa 2018.

Diungkapkan oleh salah satu pesonel Faskho Poetry Burhanudin Ja’far, untuk mengikuti kompetisi kali ini membutuhkan waktu sekitar dua minggu guna memadukan antara musik dengan dua puisi yang ditentukan oleh panitia. Selama proses latihan, seluruh personil berusaha dengan maksimal dan mencoba berbagai macam aransemen. “Kami memiliki waktu sekitar dua pekan untuk menciptakan komposisi musik yang baru untuk puisi yang kami dapatkan dari panitia. Setelah proses panjang yang kami lalui, akhirnya kami mendapatkan komposisi yang cocok untuk kedua puisi yang berjudul Anomali Rindu karya Ulfatin C.H. dan Di Batas Yogya karya Kirdjomulyo,” ujarnya saat ditemui pada Jum’at (19/10) di Gedung F6. Fakultas Agama Islam Kampus Terpadu UMY.

Berbekal sebagai juara kedua pada kompetisi yang sama pada tahun lalu, Burhan beserta kolega memiliki target yang cukup tinggi pada perlombaan musikalisasi puisi yang diadakan oleh Program Studi PBSI UAD tahun ini. Tetapi seluruh personel Faskho harus mengakui keunggulan dari dua tim yang memiliki peringkat lebih baik dari mereka. “Pada kompetisi tahun lalu kami menduduki peringkat kedua. Berbekal modal itu,kami menargetkan hasil yang tinggi pada gelaran tahun ini. Namun kami harus mengakui kualitas dari tim yang menduduki peringkat di atas kami,” imbuhnya.

Dengan hasil tersebut seluruh anggota tim sangat bersyukur dan akan semakin giat untuk berlatih dan mencoba berbagai komposisi musik dan puisi yang baru. “Kami akan semakin berusaha untuk mengkreasikan musik dan puisi supaya semakin enak untuk dinikmati oleh khalayak banyak,” pungkas Burhan.

Anggota tim Faskho Poetry yang mengikuti kompetisi di PBSI UAD sebanyak 5 orang terdiri dari Burhanudin Ja’far (Komunikasi Penyiaran Islam), Fathul Arifin (Ekonomi Perbankan Islam), Muhammad Fikri Rizal (Pendidikan Agama Islam), Maflikhatun Khabibah (Pendidikan Agama Islam), dan Muhammad Fauzan Akhyar L. (Komunikasi Penyiaran Islam). Fashko Poetry merupakan komunitas puisi yang berada di bawah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Komisariat FAI UMY. Walaupun komunitas ini dibentuk oleh para pecinta puisi dari IMM Komisariat FAI, tetapi komunitas ini terbuka untuk umum bagi seluruh mahasiswa FAI UMY. (ak)