KOMAHI UMY Ajak Mahasiswa HI se-Jogja Ikuti Turnamen Futsal

April 18, 2011 oleh : BHP UMY

Sejak lama, olahraga sepakbola menjadi olahraga yang paling diminati tidak hanya di negara-negara jawara seperti Brazil, Italia, atau Inggris misalnya, sepakbola juga tenar hampir ke seluruh penjuru dunia termasuk Indonesia. Kegemaran akan sepakbola ini kemudian banyak dikonversi orang menjadi olahraga futsal. Keuntungannya, futsal menggunakan lapangan yang berukuran jauh lebih kecil sehingga lebih mudah dimainkan.

Kegemaran akan futsal inilah yang dijadikan alasan oleh Korps Mahasiswa Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (KOMAHI UMY) untuk mengadakan Turnamen Futsal 2011 dengan tema “Burn Your Spirit” mulai Senin hingga Jumat (18-22/4) mendatang di Kabupaten Futsal. Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, kali ini KOMAHI UMY juga turut mengajak mahasiswa Hubungan Internasional (HI) yang berasal dari universitas lain di Yogyakarta.

Menurut Ketua Panitia M. Zawaq Saddam, turnamen ini selalu ditunggu-tunggu mahasiswa HI UMY tiap tahunnya. Apalagi menurut Saddam kali ini turnamen juga dibuka untuk mahasiswa yang berasal dari universitas lain di Yogyakarta. Sebut saja Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Pembangunan Nasional (UPN), dan Universitas Respati Yogyakarta (UNRIYO) yang ikut berpartisipasi. Hal ini juga senada dengan posisi UMY sebagai divisi Minat dan Bakat di Forum Komunikasi Mahasiswa Hubungan Internasional se-Indonesia (FKMHII) wilayah DIY-Jawa Tengah.

FKMHII merupakan sarana yang dibentuk mahasiswa HI se-Indonesia dalam upaya mengembangkan intelektualitas yang diikuti sekitar 30 universitas di Indonesia sejak 1990. Forum ini juga termasuk upaya silaturahmi di antaranya, sehingga menurut Saddam senada dengan tujuan diadakannya turnamen ini. “Tahun ini, silaturahmi kita se-Jogja. Mungkin saja tahun depan bisa se DIY-Jawa Tengah”, ungkap Saddam.

Selanjutnya menurut Saddam, kegiatan ini memang merupakan sebuah kompetisi, namun semangat yang paling penting adalah bagaimana Turnamen ini melatih setiap pesertanya untuk berlaku sportif, sehat dan cerdas dalam menghadapi situasi kompetisi. Kembali lagi pada intinya menurut Saddam hal yang diharapkan adalah terjalinnya solidaritas. “Olahraga pada dasarnya memang bukan mencari siapa yang menang. Kami harap setiap bola yang dijaringkan ke gawang membawa semangat solidaritas di antara pemainnya”, ujar Saddam.

Sejumlah 20 tim akan bertanding pada turnamen dengan system gugur ini. Setiap tim hanya diperbolehkan mendaftarkan sebanyak 10 pemain dengan minimal 5 di antaranya merupakan mahasiswa HI. Sisanya berasal dari universitas yang sama. Turnamen ini akan memberikan hadiah kepada juara 1, 2, dan 3 serta pencetak gol terbanyak. Namun sekali lagi Saddam menekankan bahwa hadiah bukan yang utama dalam kompetisi ini.

Secara umum Saddam juga menjelaskan bahwa KOMAHI UMY tidak hanya fokus pada kegemaran mahasiswa yang bersifat non-akademis. Selain kompetisi futsal, KOMAHI UMY juga berencana mengadakan sejumlah kompetisi pengembangan pengetahuan Hubungan Internasional. Saddam menyebut kompetisi debat bahasa Inggris, penulisan makalah dan kompetisi film dokumenter. “Ketiga kompetisi itu akan dirangkum bulan Mei mendatang dalam International Relations Festival. Ada juga seminar-seminar, serta kunjungan ke Bali bulan selanjutanya” akhir Saddam.