KKN UMY Bangun Rumah Data Kependudukan Di Desa Srimulyo

September 12, 2017 oleh : BHP UMY

Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang berada di Dusun Jasem, Srimulyo, Piyungan, Bantul, DI Yogyakarta memberikan kontribusi yang tidak biasa terhadap desa tersebut. Beberapa hal yang dilakukan diantaranya melakukan renovasi untuk Rumah Data Kependudukan sekaligus penataan ruangan di dalam rumah, pemberian televisi sebagai sarana penunjang, dan juga seperangkat komputer, serta pembuatan website sebagai sarana informasi kepada khalayak ramai. Mahasiswa UMY tersebut merupakan gabungan dari 10 kelompok KKN yaitu kelompok KKN 216, 039, 095, 259, 222, 025, 082, 251, 018 dan 207 yang semuanya adalah angkatan 2014 dan dibimbing oleh Emil Adly ST,.M.Eng, Cahya Damarjati, S.T.,M.Eng dan Hakas Prayuda, S.T,.M.Eng.

Sugeng Suryanto S. selaku ketua dari program tersebut mengatakan bahwa ide itu diinisiasi oleh LP3M UMY dan BKKBN, kemudian amanat tersebut diemban oleh 10 kelompok KKN yang berada di Kecamatan tersebut. “Awalnya kita hanya akan menyediakan media elektronik saja. Tapi karena kondisi bangunan yang tidak memungkinkan maka saya dan teman-teman sepakat untuk merenovasi rumah tersebut,” tuturnya

Sugeng juga mengatakan bahwa dalam proses pengerjaannya memakan waktu kurang lebih 3 minggu dan melibatkan 2 orang tukang untuk membantu memasang atap dan dinding rumah. “Untuk menyelesaikan rumah data ini kami perlu bantuan 2 orang tukang dan waktunya 3 minggu. Alhamdulillah bisa selesai dan semoga kedepannya ini tidak sekadar membantu warga dari sektor pendataan, tapi juga lebih bermanfaat bagi mahasiswa untuk mendapatkan ilmu serta wawasan tentang kependudukan,” tambah mahasiswa Jurusan Ekonomi Perbankan Islam tersebut.

Emil Adly ST,.M.Eng salah satu dosen pembimbing lapangan mengatakan bahwa kontribusi yang dilakukan mahasiswa tersebut sangatlah luar biasa terhadap dusun Jasem ini. Di dusun Jasem ini progam mereka concern kepada permasalahan kependudukan dan dibantu oleh BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana) serta Teknik Sipil UMY. Total dana yang digunakan untuk menyelesaikan program ini kurang lebih 20 juta. “Untuk program yang dilaksanakan di KKN ini diantaranya Renovasi Rumah Data, pengadaan barang elektronik, pembuatan madding, template atau desain rumah, dan website. Menurut saya ini adalah kontribusi yang cukup besar, karena hal yang seperti ini masih jarang,” terangnya

Dr.Ir. Gatot Supangkat, M.P selaku Kepala Lembaga Penelitian, Publikasi dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UMY dalam sambutannya mengatakan bahwa dengan dikembangkannya Rumah Data Kependudukan ini semoga bisa ikut mengedukasi masyarakat dan semakin memajukan dusun Jasem. Akan rugi apabila tidak semakin maju dari hari ini namun malah semakin jelek. “Semoga dengan adanya ini dapat mengubah maindset dari masyarakat terhadap BKKBN, bahwa BKKBN bukan hanya berkaitan dengan IUD dan dua anak cukup tapi lebih dari itu dan harapannya ini bisa menjadi center of excellent di kemudian hari walaupun rumah ini kecil namun yang terpenting adalah fungsinya. Serta saya berpesan kepada para mahasiswa yang KKN di sini untuk tidak melupakan tempat ini karena ini merupakan salah satu tempat yang ikut berkontribusi dalam personal development kalian” tambahnya

Hal senada juga disampaikan oleh Bambang Budianto. SE selaku Sekertaris Camat Piyungan. Ia mengatakan bahwa ini merupakan suatu hal yang baik. Dusun Jasem ini sudah menjadi kampung KB dan dilengkapi oleh UMY sehingga semakin baik dengan usahanya menyulap Rumah Data Kependudukan menjadi suatu Rumah Data yang bagus dan cukup menarik. “Rumah ini oleh UMY bisa disulap menjadi indah dan semoga bisa menarik masyarakat untuk mencari data-data kependudukan dan mungkin kedepannya ini bisa dikembangkan menjadi perpustakaan dusun,” tambahnya. (zaki)

Sharing is caring!