Kerjasama Mancanegara Meningkat 270%, UMY Perbanyak Kirim Mahasiswa Belajar di Luar Negri

September 12, 2018 oleh : BHP UMY

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menjadi salah satu Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) yang bergerak di bidang pendidikan. Untuk menjadi perguruan tinggi yang berkualitas dan memiliki reputasi bagus di taraf internasional, UMY menjalin kerjasama di bidang pendidikan dengan berbagai perguruan tinggi yang ada di luar negeri. Salah satu bentuk kerjasama antara UMY dengan berbagai kampus yang ada di Asia adalah melakukan inbound dan outbond oleh mahasiswa dari masing – masing kampus.

Eko Priyo Purnomo, M.Si., M.Res., Ph.D selaku Kepala Lembaga Kerjasama dan Urusan Internasional UMY menjelaskan bahwa terdapat 135 mahasiswa UMY pada bulan September 2018 dari berbagai program studi yang mulai menempuh program pertukaran mahasiswa di perguruan tinggi di 5 negara Asia, yaitu Taiwan, Malaysia, Korea Selatan, Thailand, dan Tiongkok. Terdapat 18 mahasiswa yang berasal dari Program Studi (Prodi) Ilmu Pemerintahan, 6 mahasiswa asal prodi Ilmu Ekonomi, 32 mahasiswa dari Ilmu Hukum, 30 orang dari Imu Hubungan Internasional, 16 orang asal prodi Manajemen, 12 mahasiswa Akuntansi, 4 orang dari prodi Ekonomi Pembangunan, 1 orang mahasiswa asal prodi Pendidikan Bahasa Inggris, dan 16 orang asal prodi Ilmu Farmasi. “UMY telah mengirimkan ratusan mahasiswa yang berasal dari angkatan 2016 untuk belajar di luar negri. Selama 1 semester mereka akan menimba ilmu di negeri orang dan diharapkan mampu memperkenalkan budaya Indonesia kepada khalayak luas,” ujarnya melalui pers rilis yang di terima Biro Humas Protokol UMY pada Rabu (12/9).

Seluruh mahasiswa itu akan menempuh pendidikan di berbagai kampus yang ada di benua kuning, diantaranya adalah Universitas Asia, Universitas Cheng Kung Nasional, Universiti Sains Islam Malaysia, Universitas Islam Internasional Malaysia, Sun Moon University, Universitas Khon Kaen, Universitas Thammasat, dan SIAS International University. Keberhasilan UMY untuk menjalin kerjasama dengan berbagai kampus yang sudah disebutkan di atas, menurut Eko merupakan contoh kecil dari keberhasilan menjaga hubungan baik dengan lembaga – lembaga pendidikan yang ada di mancanegara. “Ketika UMY terus memahami kredonya “Muda Mendunia”, kerjasama berkelanjutan dengan mitra internasional tampaknya merupakan kunci penting sebagai cara untuk mengaktualisasikan diri dan membuatnya dikenal di dunia internasional,” tambahnya.

Peningkatan dalam menjalin kerjasama dengan lembaga internasional tersebut juga telah dikaji melalu data yang telah diolah Lembaga Kerjasama dan Urusan Internasional. Dalam data tersebut menunjukkan adanya kenaikan jumlah mahasiswa yang mengikuti program pertukaran mahasiswa sebanyak 270% dibandingkan tahun 2017. Program pertukaran ini juga memberikan manfaat bagi mahasiswa, memperluas pengetahuan dan pengalaman budaya mereka dari luar negeri. (ak)