Kapolda DIY Dukung Kuliah Umum Zakir Naik

Maret 21, 2017 oleh : BHP UMY

Penyelenggaraan kuliah umum Dr. Zakir Naik yang akan dilaksanakan di Sportorium Kampus Terpadu Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) pada 3 April mendatang, mendapat dukungan penuh dari Kapolda DIY, Brigjend Pol Ahmad Dofiri. Hal tersebut disampaikan Ahmad saat menerima audiensi pihak UMY pada Selasa (21/03) di Kantor Kapolda DIY.

Ahmad menyebutkan bahwa suatu kehebatan bagi UMY untuk dapat mengundang Dr. Zakir Naik. Ia menambahkan bahwa sosok Dr. Zakir Naik sudah dikenal oleh banyak masyarakat di seluruh dunia. “Sebenarnya sangat sulit mengundang beliau (Dr. Zakir Naik). Di luar negeri semuanya ingin mengundang beliau datang dan mengisi kuliah atau ceramah. Suatu kehormatan kalau UMY mampu mendatangkan beliau,” ungkap Ahmad.

Meskipun demikian, Ahmad juga mengingatkan bahwa UMY perlu memastikan keamanan secara ketat. “Keamanan harus benar-benar terjaga, karena masyarakat tidak semuanya yang sepaham dengan beliau. Ada banyak masyarakat yang berbeda pemahaman dan juga madzhab. Antar masyarakat itu sendiri bisa jadi mereka berbeda pendapat antar satu sama lain. Jadi keamanan benar-benar harus ketat,” tegas Ahmad.

Kapolda DIY juga mengingatkan agar UMY senantiasa melakukan koordinasi dengan para polisi di tingkat Kepolisian Sektor (Polsek), Kepolisian Resort (Polres), hingga pada tingkat Kepolisian Daerah (Polda). “Kami sangat mendukung terselenggaranya acara kuliah umum ini. Kami juga akan membantu dalam menjaga pengamanan selama agenda ini berlangsung, karena ini sudah menjadi tugas kami,” ujar Ahmad.

Sementara itu Muhammad Khaerudin Hamsin, Lc. Ph.D, selaku Organizing Committe (OC), menyebutkan bahwa panitia akan menyediakan empat pintu penyeleksi barcode peserta. “Selain diperiksa tiket yang telah didapatkan saat registrasi, kami juga akan melakukan security check atas barang bawaan yang dibawa peserta. Peserta dilarang membawa barang-barang yang kemungkinan dapat digunakan untuk hal-hal yang tidak diinginkan. Selain itu nanti kami akan bekerja sama dengan Brimob untuk menyediakan security door, untuk memastikan bahwa peserta tidak membawa barang-barang tajam,” ujar Khaerudin. (deansa)