IP UMY dorong mahasiswa berkemampuan menulis karya ilmiah sesuai kaidah

Desember 8, 2010 oleh : BHP UMY

Menulis sesuai dengan kaidah yang benar dan baik perlu dijadikan kebiasaan bagi para mahasiswa untuk mengungkapkan ide, gagasan, dan pemikiran kepada orang lain.

Demikian disampaikan Dosen Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (IP-UMY), Eko Priyo Purnomo, M.Si., M.Res, dalam Workshop penulisan karya ilmiah, di Mini Theather UMY, Sabtu (4/12).

Workshop tersebut merupakan ajang pelatihan untuk menggiatkan para mahasiwa dalam berkemampuan menulis dengan baik dan benar secara ilmiah. “Menulis itu ibarat kakak beradik dengan kuliah. Keduanya harus saling dijaga dengan cara memiliki kemampuan yang baik dan benar dalam menjalankan kegiatan perkuliahan dan menulis agar mendapatkan hasil yang optimal,” jelas Eko.

Ia juga mengungkapkan kemampuan menulis yang baik dan benar penting dimiliki para mahasiswa baik untuk menunjang perkuliahan di jenjang sarjana hingga pasca sarjana termasuk dalam kehidupan sosial di masyarakat. “Melalui menulis, orang menuangkan ide, gagasan, dan pemikirannya untuk kemudian dapat diketahui orang lain. Orang lain pun akhirnya mampu memahami mereka sehingga komunikasi pun dapat dibentuk. Komunikasi yang baik juga akan menciptakan kesuksesan,” urai Eko.

Ia berharap workshop tersebut mampu meningkatkan kemampuan para mahasiswa untuk menulis karya ilmiah sesuai dengan standar yang baik dan benar.

Dalam workshop, Eko memberikan pemaparan pentingnya memahami teknik referensi dalam membuat tulisan ilmiah dan telah mengutip pendapat maupun tulisan orang lain. “Mahasiswa harus memiliki kemampuan mereferensi dengan benar untuk menghilangkan tuduhan plagiat dan upaya melakukan tindakan jujur karena tidak melakukan klaim karya orang lain. Dengan memberikan referensi, hal ini juga membantu pembaca menelusuri sumber tulisan karya ilmah itu,” terangnya.

Kepala Program Studi (Kaprodi) IP UMY, Suswanta M.Si,  memaparkan tulisan ilmiah yang baik adalah tulisan yang memiliki satu pertanyaan utama. “Kemudian sejak awal tulisan tersebut mengungkapkan gagasan yang ingin disampaikan serta didukung oleh penjelasan yang logis dan data yang lengkap,”urainya.

Suswanta menambahkan tulisan ilmiah pada dasarnya tulisan yang menggunakan kaidah-kaidah tertentu yang diterima dalam komunitas akademik seperti dosen dan mahasiswa.
“Tulisan tersebut juga merupakan produk dari berbagai pertimbangan yaitu pembaca, tujuan, organisasi, gaya dan alur serta presentasi. Dimana karya ilmiah harus memiliki argumen sebagai roh yang mengilhami seluruh kesatuan tulisan. Harus diingat karya ilmiah menjadi pembeda tulisan akademik dengan tulisan di blog, facebook, twitter, buku harian, Koran, tabloid bulletin maupun majalah.”tuturnya.

Terkait mengeani bagaimana karakter penulisan ilmiah, dijelaskan Suswanta, karakter tulisan ilmiah dengan mempertimbangkan pembca, dimana tulisan ilmiah adalah media komunikasi antara penulis dan pembaca tentang topik tertentu secara ilmiah.

“Tujuan penulisan harus jelas. Apakah untuk memberikan informasi, mempengaruhi atau menghibur. Penulis harus mampu memberikan argumen yang meyakinkan. Tulisan juga harus dilengkapi dengan bukti-bukti pendukung. Bukti-bukti tersebut memenuhi kriteria relevan atau sesuai kebutuhan, reliable atau dapat dipertanggungjawabkan representatif atau cocok dan layak. Bukti-bukti tersebut bisa didapatkan melalui penelitian, survey, wawancara maupun dari literatur sebelumnya.”ujarnya.